Kamis, 22 Maret 2018 14:25

Kemampuan Bahasa Arab untuk Memahami Al-Quran

Al-Quran.
Al-Quran. [Pixabay]

Penulis : Ashoff Murtadha

Dari sejumlah orang yang saya tanya, apa alasan mereka mau belajar Bahasa Arab (di Arab Mudah Center, AMC), jawaban mereka adalah karena ingin memahami Al-Quran.

Lalu saya katakan kepada mereka, “Bersiaplah Pak/Bu… Kalau kemampuan bahasa Arab bapak/ibu meningkat (lebih baik), nanti membaca Al-Qurannya bisa sering berhenti, bahkan bisa lama dalam setiap pemberhentian, Bapak/Ibu tidak akan lancar lagi dalam tiwalah Al-Quran.

Mendengar jawaban saya itu, mereka kaget… Dan sebelum mereka memverbalkan kekagetannya, saya menghibur mereka, “Namun, berbahagialah, itu bukan pertanda buruk, justru baik dan bahkan seharusnya begitu… Malah, jika tiwalah bapak/ibu tetap lancar-lancar saja, itulah yang buruk…”

“Lho kok bisa begitu…?,” tanya mereka tambah heran… Begini jawabannya.

Tidak mungkin bisa  kita pahami keutuhan Al-Quran tanpa mengerti dan menguasai bahasa yang menjadi penuturnya… Pemahaman yang hanya mengandalkan terjemahan hanya akan menghasilkan pemahaman yang bias, tereduksi… sehingga takkan mampu menangkap makna penting yang justru dibutuhkan…

Banyak hal yang tidak bisa dicapai oleh penerjemahan.. Sebab, penerjemahan adalah penyederhanaan… Padahal Al-Quran tidak sesederhana penerjemahannya… Sebagus apa pun sebuah terjemahan, tetap takkan menyajikan semua yang terkandung dalam bahasa aslinya… Apalagi Al-Quran merupakan Kitab Suci yang sangat mendalam, bukan hanya menyimpan makna lahir, tetapi juga makna batin…

Maka… belajar bahasa Arab itu mesti, wajib, bagi siapa saja yang ingin memahami Al-Quran… Tak mungkin seseorang bisa memahami sesuatu, tanpa memahami konteks yang mengitari sesuatu tersebut… Dan bahasa, jelas, memiliki konteksnya sendiri…

Dan bila kita sudah mulai belajar bahasa Arab, dengan kapasitas yang sudah mulai cukup, maka perhatikanlah saat kita tengah membaca Al-Quran… Jika kemampuan bahasa Arab meningkat, maka tilawah Al-Quran yang tengah kita lakukan pun akan sering berhenti…

Bersyukurlah… Itu bukan pertanda buruk, justru malah sangat baik… Sebab dengan demikian berarti kita sudah mulai bisa ‘BERINTERAKSI” dengan Al-Quran yang berbahasa Arab itu… Dan kita berhak mendapatkan apresiasi atas prestasi yang baru saja kauraih. Apresiasi sebagai sebuah kesyukuran bahwa kita mulai bisa berdialog dengan Al-Quran, lebih dari yang sebelumnya biasa kita jalani.

 

Baca Lainnya