Sabtu, 17 Maret 2018 15:26

Definisi Hoak dan Tips Menghindarinya

Ilustrasi.
Ilustrasi. [Net]

Penulis: Ust. Dr. Muhsin Labib, M.A.

Hoaks atau dusta adalah tindakan menghalangi orang lain untuk mengetahui fakta dengan tujuan negatif alias membodohkan orang lain. Dusta terbagi dua, aktif dan pasif.

Dusta aktif diekspresikan dalam beberapa pola, dusta verbal, yaitu dusta dengan kata; dusta tertulis, seperti menjiplak tulisan orang lain atau mengklaimnya; dusta terucap seperti memuji orang atas sesuatu yang tidak dilakukannya demi meraih keuntungan;
dusta tergambar, seperti menyebarkan foto yang disunting demi manipulasi.

Dusta fisikal, yaitu dusta dengan bahasa tubuh dan dusta metafisikal, yaitu dusta tak terungkap baik secara rasional maupun emosional.

Dusta pasif adalah dusta yang tidak diekspresikan saat leluasa bersikap jujur, seperti, tidak menjawab pertanyaan; diam tehadap fakta yang diputarbalikkan; tidak memihak yang teraniaya; tidak memberikan kesaksian saat diminta dan lain sebagainya.

Beberapa perbuatan buruk terlaksana dengan infrastruktur dusta, seperti menipu, memfitnah, mengadu domba dan mencuri. Bila runtuh dustanya, rontok pula itu semua.

Kini, akibat dari derasnya arus informasi dan sengitnya konflik kepentingan, muncul beberapa versi baru dusta, seperti dusta sektarian, politik, ekonomi, peradilan dan dusta virtual, termasuk mengirimkan emoticon yang tidak mengekspresikan suasana hati dan sikap sejati.

Tips termurah dan termudah menghindari perbuatan dusta adalah dengan menghormati diri sendiri karena dusta adalah sesuatu yang nista; menegaskan bahwa dusta merugikan pelaku sebelum korbannya dalam jangka pendek dan panjang; mengembalikan keyakinan bahwa dusta adalah pertanda lemah yang hanya dilakukan oleh orang yang merasa tidak mampu berpandangan, bersikap dan berlaku jujur; menyegarkan iman bahwa hari pengadilan akhir adalah peristiwa yang sangat nyata.