Jumat, 6 Oktober 2017 16:38

Yang Pernah Dua Kali jadi PPK, PPS dan KPPS Tak Boleh Daftar

Politik Pilkada Bandung Barat
Iing Nurdin, Ketua KPU Kabupaten Bandung Barat
Iing Nurdin, Ketua KPU Kabupaten Bandung Barat [limawaktu]

Limawaktu.id,- Ada hal yang yang berbeda dalam rekrutmen Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) dalam pilkada serentak, demikian disampaikan Ketua KPU Kabupaten Bandung Barat, Iing Nurdin yang ditemui limawaktu.id diruang kerjanya kantor KPU KBB, Ngamprah Jum’at (6/10).

Berdasarkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 3 Tahun 2015 pasal 18 huruf K menegaskan bahwa mereka yang berhak menjadi panitia adhoc tidak lebih dari dua kali, artinya mereka yang sudah pernah menjadi anggota PPK, PPS dan KPPS sebanyak dua kali pada tingkatan yang sama tidak lagi diperbolehkan mendaftar. 

Selain itu untuk anggota PPS tidak diharuskan adanya rekomendasi dari kepala desa setempat, hal itu berdasarkan undang-undang no.7 tahun 2017 dan undang-undang no.10 tahun 2016 karena rekrutmen kali ini bersifat terbuka. 

"Kalo saya lihat filosofi atau tujuannya untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan yang biasanya orang yang sudah duduk lupa berdiri, walaupun hal ini akan sedikit merepotkan bagi KPU KBB", jelas Iing. 

Terkait tahapan Pilkada rekrutmen panitia ad hoc tersebut, KPU KBB sudah melakukan rapat koordinasi dengan Pemerindah Daerah KBB, bupati, camat dan kepala desa karena yang paling tahu potensi sumber daya manusia dan pemerintah berkewajiban memfasilitasi kegiatan dengan mensosialisasikan kepada masyarakat. 

"KPU KBB membuka pendaftaran, pengambilan dan penyerahan formulir mulai tanggal 13 sampai 16 Oktober 2017, untuk PPK di kantor KPU KBB, dan untuk PPS bisa di kantor kecamatan setempat atau kantor KPU KBB", pungkasnya.(jk)*