Selasa, 21 November 2017 13:14

Warga Cibungbulan KBB Belum Tahu Pilkada 2018

Reporter : Jumadi Kusuma
Nurhayati, warga RT 8 RW 7 Kampung, Cibungbulan, Desa Cempaka Mekar, Kecamatan Padalarang, KBB.
Nurhayati, warga RT 8 RW 7 Kampung, Cibungbulan, Desa Cempaka Mekar, Kecamatan Padalarang, KBB. [limawaktu]

Limawaktu.id, - Partisipasi warga dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) merupakan tolok ukur kualitas demokrasi. Keikutsertaan warga dalam berbagai tahapan, baik sebagai penyelenggara maupun pemilih menjadi ukuran legitimasi hasil pilkada. Sayangnya, entah karena wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) terlalu luas sehingga sosialisasi tentang Pilkada Serentak 2018 masih belum merata.

Kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) KBB dalam mensosialisasikan Pilkada patut dipertanyakan. Padahal saat ini tengah memasuki tahapan Pilkada Serentak 2018, baik pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat maupun pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat.

Nurhayati, warga RT 8 RW 7 Kampung Cibungbulan, Desa Cempaka Mekar, Kecamatan Padalarang, KBB, mengeluhkan minimnya sosialisasi dari penyelenggara pilkada maupun aparat desa setempat.

"Selama ini belum ada sosialisasi, apalagi spanduk-panduk, nggak ada pemberitahuan dan penerangan dari desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) terkait pemilihan," keluhnya kepada Limawaktu.id, Senin (20/11/2017).

Menurutnya, penduduk Kampung Cibungbulan ada 378 Kepala Keluarga (KK) yang terbagi dalam tujuh Rukun Warga (RW),

"Mungkin karena terhalang perkebunan dan sungai sehingga terisolir," pungkasnya. (jk)*

Rustan Abubakar Al Iskandari
Rustan Abubakar Al Iskandari

Hadduuuuh

21 November 2017 9:05 Balas