Sabtu, 18 Agustus 2018 17:45

Wali Kota Cimahi jadi Ketua DPC PDIP Kota Cimahi 'Orderan'

Reporter : Fery Bangkit 
Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna Didaulat Menjadi Ketua DPC PDIP Kota Cimahi Periode 2018-2020.
Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna Didaulat Menjadi Ketua DPC PDIP Kota Cimahi Periode 2018-2020. [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id - Penunjukan Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammmad Priatna sebagai Ketua DPC PDIP Kota Cimahi ditentang oleh semua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDIP Kota Cimahi.

Ketua PAC PDIP Kecamatan Cimahi Tengah, Cepi Gumilar mengatakan, dirinya yang mewakili semua PAC dan ranting PDIP se-Kota Cimahi mempertanyakan keputusan partai yang memilih Ajay. Apalagi, PAC dan ranting di Kota Cimahi sama sekali tidak dilibatkan.

Baca Juga : Wali dan Wakil Wali Kota Cimahi Bersaing jadi Ketua DPC PDIP Kota Cimahi

"Kami sepakat menolak atas surat rekomendasi pengangkatan Ketua DPC baru, Bapak Ajay," kata Cepi saat ditemui di Jalan Haji Haris, Baros, Sabtu (18/8/2018).

Pengumuman Ajay menjadi Ketua DPC PDIP Kota Cimahi disampaikan langsung Ketua DPD PDIP Jawa Barat, TB Hasanudin di Sekretariat DPC Kota Cimahi, Jln. Pesantren, Sabtu (18/8/2018).

Baca Juga : Ikut Konsol PDIP, Wali Kota Cimahi Kenakan Baju Merah

Menurut Cepi, penunjukan Ajay jelas cacat secara aturan. Pasalnya, selain tidak melibatkan PAC dan ranting, pemilihan Ajay tidak melalui mekanisme Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.

Diakuinya, pihaknya mengetahui ada lima nama yang disodorkan untuk menjadi Ketua DPC PDIP Kota Cimahi. Namun dalam prosesnya, kata dia, itu melenceng dari aturan partai. Bahkan, Cepi menduga seperti ada 'orderan' untuk kepentingan kelompok tertentu.

Baca Juga : Kantor PDIP Kota Cimahi Ngontrak Terus, TB Hasanudin Sindir eks Ketua DPC PDIP Kota Cimahi ?

"Ini pengondisian dan orderan untuk kepentingan kelompok dan golongan, harusya PAC dilibatkan," tegasnya.

Sebagai bentuk protes, lanjut dia, semua PAC PDIP se-Kota Cimahi sudah membuat aspirasi mengenai kejanggalan pemilihan Ajay. Bahkan, kata dia, pihaknya siap menghadap Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri jika dipanggil.

Dadan Kurniansyah, Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif DPC PDIP Kota Cimahi menambahkan, sangat kecewa terhadap mekanisme partai yang memilih Ajay. Pasalnya, dalam penjaringannya tidak mengakomodir aspirasi PAC dan ranting partai.

"Tanggal 8 Agustus kami sudah menyampaikan ke DPP bahwa dalam proses penjaringan calon ketua definitif itu belum mengakomodir aspirasi dari PAC dan ranting. Kami sampaikan dalam bentuk fakta-fakta yang bisa dipertanggungjawabkan jika kami dipanggil oleh DPP," beber Dadan.

Namun, dalam prosesnya setelah surat aspirasi tersebut, ternyata muncul surat rekomendasi bahwa Ajay M Priatna lah yang menjadi Ketua DPC PDIP Kota Cimahi.

"Hal ini sangat mengganggu dan kami kecewa," tandas eks Ketua Tim Pemenangan Ajay-Ngatiyana saat Pilwalkot Cimahi 2017 itu.

Baca Lainnya