Rabu, 26 Desember 2018 15:13

Viral Video Bupati Bandung Barat Bicara Soal Honorer dan Tim Sukses

Reporter : Fery Bangkit 
Aa Umbara Sutisna, Bupati Kabupaten Bandung Barat
Aa Umbara Sutisna, Bupati Kabupaten Bandung Barat [Fery Bangkit/Limawaktu]

Limawaktu.id - Video dugaan pelanggaran yang melibatkan Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna kembali menyebar lewat media sosial (medsos).

Dalam video berdurasi 1 menit 22 detik itu, Bupati yang masih mengenakan seragam dinasnya itu tengah berbicara dihadapan beberapa orang. Apa yang diucapkan Aa Umbara dalam video yang beredar itu ia diduga seperti mengarahkan guru honorer untuk memilih salah seorang Calon Legislatif (Caleg).

Baca Juga : Tiang Listrik Dikotori Propaganda Politik Pemilu 2019, PLN Cimahi:Bisa Cacat Hingga Meninggal Dunia

Aa Umbara menyampaikan, "Hari ini Aa Umbara sudah jadi Bupati Bandung Barat. Kalau saya bukan Bupati gak mungkin acc. Tetap aya cita-cita, pak Kadis naon? hayang anak saya jadi anggota DPR RI jeung DPR Provinsi," katanya.

Sugan weh da ayeuna teh guru honorer teh ku abdi dibere, abdi mah teu menta nanaon menta sora weh, nya wajar nya. Lamun bupati mere. Ah da teu menta nanaon. Aya sakumaha guru honorer? (Tetap ada cita-cita, Pak Kadis apa? Mau anak saya jadi anggota DPR RI dan DPR Provinsi. Semoga saja kan sekarang guru honorer itu sama saya dikasih. Saya gak minta apa-apa, minta suara saja. Ya wajar kalau Bupati ngasih, kan gak minta apa-apa. Ada berapa guru honorer?)
Saat Bupati menanyakan jumlah guru honorer, seketika ada suara menjawab tepatnya pada detik ke-33. Entah suara siapa.

Baca Juga : Soal APK, Kontestan Pemilu 2019 di Cimahi Abaikan Dua Aturan Sekaligus

"Guru honorer ada 3971," jawab sumber suara dari video itu.
Kemudian, Aa Umbara pun melanjutkan pembicaraan.
"Lumayan kali 10 oge, pan boga kaluarga. Keun weh nu kabupaten mah, ieu mah provinsi jeung pusat, si akang mah geus apaleun Sekarang saya misalkan boga anak boga adi ada, bukan itu. Jang kepentingan kita juga, jangan salah kepentingan lamun butuh provinsi aya orang lamun butuh pusat aya orang (lumayan kali 10 juga. Kan punya keluarga. Biarkan yang kabupaten, ini mah provinsi dan pusat. Si akang udah tahu.

Komisioner Bawaslu KBB, Sri Ai Wildani.

Sekarang saya misalkan punya anak, punya adik, bukan itu. Buat kepentingan kita juga, jangan salah kepentingan, kalau butuh provinsi ada orang kalau butuh pusat ada orang,"
Kemudian, pada detik 59, suara dari orang disekitar Aa Umbara pun kembali muncul, yang menyebutkan. "Tadi Pak Bupati menyampaikan titip anu di provinsina Kang Usep anu di pusatna Kang Rian, tanggung jawab (Tadi Pak Bupati menyampaikan, titip yang di provinsinya Kang Usep, yang di pusatnya Kang Rian.

Baca Juga : Tim Prabowo-Sandi di Cimahi Yakin Menang, ini Alasannya!

"Dan membuat tim suskes," timpal Aa Umbara diakhir videonya.
Dari percakapan video yang viral itu,diduga bahwa orang nomor satu di Bandung Barat itu seperti mengarahkan para guru honorer untuk memilih dua Caleg di DPR provinsi dan pusat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Aa Umbara soal video tersebut.

Sementara itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung Barat mengaku telah menerima informasi soal video tersebut. Pihaknya juga sudah menerima laporan itu dari warga.
"Bawaslu sudah menerima informasi awal tentang adanya video tersebut. Tetapi kejelasannya tentu saja setelah kami terima laporan," kata Komisioner Bawaslu KBB, Sri Ai Wildani.

Baca Lainnya

Topik Populer

Berita Populer