Rabu, 26 Desember 2018 17:31

Viral Video Aa Umbara Minta Dukung untuk Pencalegan Anaknya, ini Respon Guru Honorer

Reporter : Fery Bangkit 
Aa Umbara Sutisna, Bupati Kabupaten Bandung Barat
Aa Umbara Sutisna, Bupati Kabupaten Bandung Barat [net]

Limawaktu.id - Koordinator Forum guru Honorer Kabupaten Bandung Barat (KBB), Mochamad Nurdin membenarkan para guru honorer sempat dipertemukan dengan Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna.

Menurutnya, pertemuan itu berlangsung 16 November 2018 di ruang kerja Bupati Bandung Barat. Diakui Nurdin, dalam kesempatan itu, Aa Umbara memberikan arahan dan meminta dukungan dari para guru honorer terhadap dua anggota keluarganya yang mencalonkan diri menjadi wakil rakyat pada Pileg 2019.

Baca Juga : Soal APK, Kontestan Pemilu 2019 di Cimahi Abaikan Dua Aturan Sekaligus

"Sebenarnya itu sebatas wacana saja, karena tidak ada komitmen antara Bupati dengan kami. Jadi itu hanya sebatas arahan pimpinan kalau misal di lapangan kita ini belum mendapatkan dukungan, kenapa tidak mendukung anak atau adik Bupati," kata Nurdin saat dihubungi via sambungan telepon, Rabu (26/12/2018).

Hal itu diungkapkannya usai dimintai konfirmasi viralnya video Aa Umbara yang diduga tengah memberikan arahan kepada para guru honorer untuk mendukung dua anggota keluarganya.

Baca Juga : Tim Prabowo-Sandi di Cimahi Yakin Menang, ini Alasannya!

Seperti diketahui, anak dari Aa Umbara yakni Riyah Firmansyah menjadi Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) DPR RI. Sementara adiknya, Usep Sukarna menjadi Bacaleg DPRD Provinsi Jawa Barat. Keduanya maju dari Partai NasDem.

Nurdin mengungkapkan, awalnya pembahasan saat itu hanya sebatas obrolan biasa saja. Namun akhirnya, Aa Umbara menyampaikan arahan agar para guru honorer memberikan suaranya untuk anak dan adiknya pada Pileg nanti. 

Baca Juga : 210 ODGJ di Cimahi Masuk Daftar Pemilih, Dengan Catatan!

"Kami biasa saja di lapangan, tidak ada pengumpulan masa. Mereka (guru honorer) ini orang yang memiliki pola pikir maju, jadi tidak bisa diarahkan," katanya.

Dikatakannya, ia sudah berkoordinasi dengan pimpinan wilayah seperti Unit pelaksana Teknis (UPT) dan kepala sekolah. Mereka menegaskan agar para guru honorer tak terlibat politik praktis.

Baca Juga : Viral Video Bupati Bandung Barat Bicara Soal Honorer dan Tim Sukses

"Mereka bilang, jangan kita terjun ke politik praktis, karena itu sesaat. Sedangkan untuk mengabdi negara tidak ada batasnya," tandasnya.

Saat dikonfimasi, Kepala Bagian Humas Pemkab Bandung Barat, Hari Mustika mengaku, baru sebatas mengetahui video yang tersebar itu. Namun, ia enggan berkomentar lebih jauh.

"Belum ada arahan dari Pak Bupati," ucapnya.

Baca Lainnya