Kamis, 12 April 2018 13:08

Usai OTT di Bandung Barat, Plt Sekda Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan

Reporter : Fery Bangkit 
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Barat (KBB), Aseng Junaedi.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Barat (KBB), Aseng Junaedi. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Pelaksana Tugas (PLT) Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Barat (KBB), Aseng Junaedi menjamin Pelayanan Publik tidak akan terganggu dengan penetapan Bupati Bandung Barat, Abubakar sebagai tersangka oleh KPK.

Ditegaskan Aseng, penyelenggaraan pemerintahan, baik di lingkungan Pemkab, kecamatan, hingga perdesaan tidak boleh terganggu dan harus tetap berjalan. 

"Barusan saya rapat dengan kepala SKPD agar melaksanakan tugas sesuai fungsinya, jangan sampai ada peristiwa seperti ini menghambat (kinerja)," katanya kepada wartawan di Pemkab Bandung Barat, Jalan Padalarang-Cisarua, Kamis (12/4/2018). 

Aseng menjamin 100% pelayanan terhadap publik tidak terganggu. Karena memang tidak ada hambatan. Dirinya juga meminta media agar memberikan informasi yang baik, sehingga konstalasi di Bandung Barat berjalan dengan baik terutama dinas pelayanan. 

"Pelayanan insya Allah jangan sampai terganggu karena memang tidak ada hambatan. Karena Kabag Pemerintahan juga akan segera mengambil sikap," ujarnya.

Terkait ada ruangan di Disperindag yang disegel, Aseng mengaku yang disegel hanya satu ruangan saja. Sehingga staff yang lainnya masih bisa bekerja sesuai dengan tugasnya masing-masing. 

Selain itu, pihaknya juga tidak mau berlarut-larut soal peristiwa OTT tersebut. Karena banyak program yang harus dijalankan, yakni ada prioritas yang sedang digarap. Pertama pemeriksaan BPK RI sampai bulan Mei, itu harus tetap berjalan sekalipun ada kepala SKPD yang terkait.  Kedua, ada pemeriksaan dari inspektorat Provinsi Jabar tetap harus berjalan. 

"Yang terakhir kita dengan DPRD sedang melakukan pansus. Jadi jangan ada stuck," ujarnya.

Seperti diketahui KPK sudah menetapkan empat orang tersangka terkait OTT di Kabupaten Bandung Barat,  Keempat orang itu, yakni Bupati Bandung Barat Abubakar, Kadis Perindag Weti Lembanawati, Kepala Bappeda Adityo, dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Asep Hikayat.

Sementara tiga orang lainnya yang sempat dibawa masih berstatus saksi, mereka yakni CA staff di Disperindag, IL Kasub BKD, dan Yus Staff Bappeda KBB. Dalam OTT tersebut KPK mengamankan barang bukti uang tunai total sebesar Rp 435 juta.

Baca Lainnya