Senin, 15 April 2019 10:14

TPS Cimahi-KBB Dapat Pengamanan Ketat Petugas Gabungan

Reporter : Fery Bangkit 
Apel Pergeseran Pasukan di Lapangan Rajawali, Jalan Gatot Subroto, Kota Cimahi, Senin (15/4/2019).
Apel Pergeseran Pasukan di Lapangan Rajawali, Jalan Gatot Subroto, Kota Cimahi, Senin (15/4/2019). [ferybangkit]

Limawaktu.id - Sekitar 1.673 lebih personel gabungan siap mengamankan hari pemungutan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Para personel gabungan TNI-Polri itu ditugaskan untuk mengamankan 1.572 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Cimahi dan 5.088 TPS di KBB.

Baca Juga : TKN Soal Surat Suara Tercoblos di Malaysia:Harus Diusut!

Sebagai bentuk kesiapan, personel gabungan itu menggelar Apel Pergeseran Pasukan di Lapangan Rajawali, Jalan Gatot Subroto, Kota Cimahi, Senin (15/4/2019).

Kapolres Cimahi, AKBP Rusdy Pramana Suryanagara mengatakan, salah satu tujuan apel ini adalah untuk mengecek kesiapan baik dari segi sarana dan prasarana untuk pengamanan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 17 April mendatang.

Baca Juga : Layani Pemilih ODGJ, KPU KBB Siapkan Petugas Jemput Bola

"Ini untuk mengecek sarana prasarana TNI-Polri untuk melaksanakan pengamanan nanti pada tahap pemungutan suara," ujar Rusdy.

Khusus personel dari Mapolres Cimahi, diturunkan sebanyak 862 personel, TNI kurang sebanyak 500 personel. Kemudian, ditambah Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Polda Jabar sebanyak 311 personel.

Baca Juga : Sketsa Berisi Pesan Damai dari KBB untuk Pilpres 2019

"Kemudian Satbrimob 2 peleton, kemudian BKO dari Sabhara Polda 1 SSK," terangnya.

Rusdy menegaskan, apabila ada kejadian yang mengancam jiwa petugas maupun masyarakat, agar dilakukan tindakan tegas. "Pada seluruh pasukan personel apabila ada ancaman baik petugas maupun masyarakat, apabila itu mengancam jiwa maka diambil tindakan tegas dan terukur," imbuhnya.

Baca Lainnya