Rabu, 27 Juni 2018 18:38

Tim Pemantauan Pilkada 2018 Sambangi Kota Cimahi, ini Tujuannya

Reporter : Fery Bangkit 
Tim Pemantauan Pilkada 2018 dari Kemenko Polhukam RI bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat Rabu (27/5/2018).
Tim Pemantauan Pilkada 2018 dari Kemenko Polhukam RI bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat Rabu (27/5/2018). [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Kota cimahi menjadi pilihan Tim Pemantauan pilkada 2018 dari Kemenko Polhukam RI bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat Rabu (27/5/2018).

Tim Pemantauan tersebut bermaksud untuk memantau situasi pesta demokrasi di wilayah Jawa Barat. Kali ini, mereka didampingi unsur Bawaslu Jawa barat, Forkopimda, Panwaslu dan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Baca Juga : TNI-Polri Sinergi Amankan Pilkada Serentak 2018

Anggota Tim Pemantauan Pilkada 2018 dari Kemenko Polhukam RI, Agus Zaini mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menemukan permasalahan dan pelanggaran Pilkada yang cukup serius.

"Alhamdulillah hingga saat bisa berjalan secara baik, tertib dan semua berjalan secara aman termasuk di Kota Cimahi," ujar Agus Zaini di Kantor Panwaslu Kota Cimahi, Jalan Sangkuriang, Rabu (27/6/2018).

Baca Juga : 12 TPS di KBB Dianggap Rawan, Begini Alasannya!

Pihak juga memastikan hingga penghitungan suara dan rekapitulasi akhir, kondisi disetiap wilayah Jawa Barat bisa aman dan kondusif, sehingga bisa mendapatkan hasil yang maksimal.

"Untuk calon yang terpilih semoga bisa mengabdi kepada masyarakat dan calon yang kalah semoga bisa legowo serta masyarakat bisa merasakan pilkada ini sesuatu yang menggembirakan," katanya.

Baca Juga : Ingat! Dilarang Bawa Hp Saat Nyoblos

Untuk di Kota Cimahi, kata dia, hingga saat ini belum ada pelanggaraan pilkada seperti adanya pelanggaran yang terjadi pada pilkada sebelumnya.

"Seperti laporan dari ketua panwaslu Kota Cimahi, seperti adanya persitiwa masa lalu yang dikhawatirkan ada aparat yang terlibat hingga saat ini belum terdeteksi," katanya.

Baca Juga : Elin Nyoblos, ini Kegiatannya Sebelum dan Sesudah Nyoblos Pilbup KBB dan Pilgub Jabar 2018

Namun, pihaknya telah menerima laporan masalah dari daerah lain di Jawa Barat, seperti di Cirebon tetapi tidak terlalu signifikan dan tidak terlalu mengganggu jalanannya Pilkada 2018.

"Ada beberapa kesalahan teknis lah, tapi itu bisa diselesaikan dengan baik oleh teman-teman pelaksana, sehingga bisa terap berjalan lancar," katanya.

Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Eliazar Barus, mengatakan, permasalah pilkada saat ini tidak terlalu signifikan hanya saja ada kesalahan teknis yakni hilangnya surat suara di Cirebon sebanyak 2.400 surat suara.

"Tadi pagi juga pukul 04.00 WIB ditemukan satu unit mobil beserta orang didalamnya yang diindikasi mau melakukan money politic di Cirebon juga," katanya.

Kendati demikian pihaknya memastikan jalannya Pilkada di seluruh daerah Jawa Barat hingga penghitungan suara dipastikan akan tetap berjalan lancar.

Baca Lainnya