Kamis, 12 April 2018 18:25

Tiga Kepala SKPD jadi Tersangka KPK, Pemkab Kaji Pengisian Plt JPT

Reporter : Fery Bangkit 
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kab Bandung Barat, Aseng Junaedi.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kab Bandung Barat, Aseng Junaedi. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Tiga posisi Jabatan Tinggi Pratama (JPT) di Pemkab Bandung Barat mengalami kekosongan.

Hal itu lantaran tiga JPT, yakni Weti Lembanawati sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Adityo sebagai Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah serta Asep Hikayat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah ditetapkan sebagai Tersangka kasus dugaan suap oleh KPK.

Baca Juga : Usai OTT di Bandung Barat, Plt Sekda Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan

Menanggapi kosongnya tiga posisi JPT ditubuh Pemkab Bandung Barat, Pelaksana Tugas (PLT) Sekretaris Daerah Kab Bandung Barat, Aseng Junaedi mengaku akan membicarakan hal tersebut dengan Wakil Bupati Bandung Barat, Yayat S Soemitra.

"Saya nanti dengan Pak Wabup (Yayat), biasanya ada Plt Kadis, termasuk ketiganya itu," kata Aseng, Kamis (12/4/2018).

Baca Juga : 6 ASN Ditangkap KPK, Pemkab Klaim Sudah Beri Bantuan Hukum

Dikatakannya, pada tiga JPT itu memang belum ada proyek prioritas, namun harus segera diisi untuk menentukan kebijakan di SKPD terkait.

"Kepala SKPD punya kewenangan sebagai pengguna anggaran," ujar Aseng.

Baca Juga : Nasib Abu Bakar Sebagai Ketua DPC PDIP Kab Bandung Barat Diputuskan Besok

Atas kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap tiga SKPD, dan menyeret Bupati Bandung Barat, Abu Bakar, Aseng menghimbau agar setiap SKPD tetap melaksanakan tugas sesuai fungsinya masing-masing.

"Kita turun prihatin atas kejadian itu. Kepada rekan-rekan agar melaksanakan tugas sesuai tupoksi dan pembinaan personel. Kita lakukan melalui program-program," pungkasnya.

Baca Lainnya