Selasa, 3 April 2018 16:11

Think menyaring Hoaks

Reporter : Jumadi Kusuma
Komisioner KPU Jabar Ferdhiman Bariguna, pada acara seminar kebangsaan
Komisioner KPU Jabar Ferdhiman Bariguna, pada acara seminar kebangsaan "Pilkada Jawa Barat 2018 Bebas Hoaks: Cerdas Berinformasi untuk Pilkada Damai" yang diselenggarakan Asspetral Indonesia di Grand Pasundan Jl. Peta Bandung (3/4/18). [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Berita palsu atau hoaks atau fake news sebenarnya bisa diantisipasi dengan "think". Think di sini adalah akronim dari It's True (apakah berita ini benar)?, It's Helpfull (apakah berita ini menolong)?, It's Inspiring (apakah berita ini menginspirasi)?, It's Necessary (apakah berita ini perlu)?, dan It's Kind (apakah berita ini baik atau tidak)?. Pertimbangan-pertimbangan itu bisa memastikan sebuah berita tergolong palsu atau tidak.

Hal itu disampaikan Komisioner kpu Jabar Ferdhiman Bariguna, pada acara seminar kebangsaan "Pilkada Jawa Barat 2018 Bebas Hoaks: Cerdas Berinformasi untuk Pilkada Damai" yang diselenggarakan Asspetral Indonesia di Grand Pasundan Jl. Peta Bandung (3/4/18).

Baca Juga : KPU Jabar Antisispasi Berita Hoax

Dikatakan Ferdhiman, informasi yang bermasalah bisa membuat orang sakit dan stress. "Bahkan, berita palsu itu pula yang menjadi awal ketidaksehatan pilkada," ujarnya.

Fenomena hoaks dinilai Komisioner KPU Jabar Divisi Perencanaan dan Data itu, berkembang seiring dengan berkembangnya generasi Z. Berkembangnya melalui medsos dan bukan melalui media resmi.

Baca Juga : Kapolsek Cimahi Selatan Soal Ustadz Hilang : Hoaks

Selain Ferdhiman, narasumber lain yang memaparkan materi adalah Ketua Bawaslu Jabar, Wakasatgas Nusantara Mabes Polri, dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Bandung.

Baca Lainnya