Rabu, 25 Oktober 2017 19:28

Target Naik 100 Persen Kursi DPRD Cimahi ala Partai Golkar

Reporter : Fery Bangkit 
Ketua DPD Partai Golkar Jabar Dedi Mulyadi saat melantik Pengurus DPD Kota Cimahi
Ketua DPD Partai Golkar Jabar Dedi Mulyadi saat melantik Pengurus DPD Kota Cimahi [Istimewa]

Limawaktu.id - DPD Partai Golkar Kota Cimahi menargetkan delapan kadernya menjadi Anggota DPRD Kota Cimahi dalam Pemilihan Legislatif tahun 2019 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPD Golkar Kota Cimahi, Ali Hasan dalam acara Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Menghadapi Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 dan Pemilihan Legislatif serta Pemilihan Presiden tahun 2019 di Cimahi, Rabu (25/10/2017).

"Sekarang kan 4 (empat) kursi DPRD, nanti 8 (delapan) target saya," ucapnya.

Rencananya, kata Ali, DPD Golkar Kota Cimahi akan mengirimkan 55 kader kepada DPD Golkar Jawa Barat untuk menjadi calon Anggota DPRD Kota Cimahi.

Sejauh ini, katanya, pihaknya sudah menjaring 48 kader. Namun, dari jumlah tersebut, DPD Golkar Kota Cimahi masih kekurangan dua kader perempuan.

"Diminta (DPD Golkar) Jawa Barat calon legislatif Cimahi paling lambat tanggal 15 bulan depan (November). Mereka inilah yang pernah saya jaring, ada sekitar 48. Hanya ibu-ibu masih belum mencukupi 30 persen. Masih kurang dua," jelas Ali.

Meski begitu, Ali optimis kuota calon Anggota DPRD Kota Cimahi khusus perempuan akan terpenuhi.

Dikatakannya, ia sengaja menyiapkan sejak dini untuk penjaringan calon wakil rakyat tersebut. Tujuannya, agar para kader yang namanya dikirim ke Golkar Jawa Barat sudah siap untuk diturunkan ke lapangan.

"Jangan sampai calon yang kita terjunkan belum dikenal oleh RT/RW," katanya.

Selanjutnya, setiap calon legislatif Cimahi dari Golkar akan diberikan target untuk mengumpulkan 500 Kartu Tanda Anggota (KTA) partai beringin tersebut.

Selain itu, mereka juga harus membantu Kelompok Karya (Pokar) yang saat ini baru sekitar 70% terbentuk di setiap RW.

"Pokar itu tiap RW satu. Tapi ternyata sampai saat ini yang saya gembor-gemborkan, belum terealisasikan. Dari 320 RW baru sekitar 70%" tegas Ali.

Ditegaskannya Pokar di setiap RW sangat dibutuhkan oleh Golkar. "Kenapa perlu?  Karena mereka akan saya jadikan saksi di RW-nya masing-masing," tandasnya. (kit)