Kamis, 2 November 2017 16:16

Serikat Buruh dan Serikat Pekerja KBB Ancam Demo DPRD

Reporter : Jumadi Kusuma
Perwakilan Serikat Pekerja  dan Serikat Buruh  mendatangi  DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB), belum lama ini.
Perwakilan Serikat Pekerja dan Serikat Buruh mendatangi DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB), belum lama ini. [Limawaktu]

Limawaktu.id, - Tidak ada makan siang gratis, demikian pepatah yang sering diucapkan untuk menggambarkan bahwa suatu pemberian itu pasti mengandung maksud atau timbal balik tertentu yang diharapkan oleh pemberi terhadap yang menerima.

Buntut tidak terlaksananya audiensi antara puluhan perwakilan Serikat pekerja (SP) dan Serikat buruh (SB) dengan DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB), terkait pernyataan Ketua Komisi IV Ida Widaningsih yang mengungkit pertanggungjawaban dana hibah karena buruh menolak rancangan peraturan daerah (raperda) tentang ketenagakerjaan versi pemerintah, buruh akan melakukan unjuk rasa ke DPRD KBB, minggu depan. Demikian siaran pers SB dan SP KBB yang diterima limawaktu.id, Kamis (2/11).

Koordinator SP dan SB KBB, Dede Rahmat mengatakan, buruh tidak pernah merasa mendapatkan dana hibah, "Kalau dana pembinaan seperti tercantum dalam Perda No. 1 Tahun 2010 mungkin ya, dan itu pun setahu saya pembagiannya tidak merata tetapi disesuaikan dengan jumlah anggota berdasarkan hasil verifikasi keanggotaan, dan tidak semua SP mendapatkannya", jelasnya.

Sementara itu Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bandung Barat Ida Widaningsih tidak memberikan jawaban saat dihubungi limawaktu.id.(jk)*

Baca Juga : Diungkit Dana Hibah, Serikat Pekerja KBB Geruduk DPRD

Baca Lainnya

Rustan Abubakar Al Iskandari
Rustan Abubakar Al Iskandari

Hadduuuuh.....Dulu dana hibah guru honorer, sekarang dana hibah buruh -,-

2 November 2017 11:36 Balas