Sabtu, 20 Januari 2018 19:14

Satpol PP KBB Mulai Turunkan Propaganda Politik Para Balon

Reporter : Fery Bangkit 
Satpol PP Kabupaten Bandung Barat menurunkan alat peraga sosialisasi bakal calon bupati.
Satpol PP Kabupaten Bandung Barat menurunkan alat peraga sosialisasi bakal calon bupati. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai menurunkan aneka poster, spanduk maupun baliho para Bakal Calon (Balon) kepala daerah yang bertebaran di berbagai wilayah di KBB.

Terpasangnya berbagai alat peraga sosialisasi tersebut tentunya menimbulkan polusi visual. Pasalnya, banyak yang memasang pada akses yang seharusnya steril, seperti pada tiang listrik dan pohon.

Bahkan, sebagian alat propaganda politik tersebut melanggar Peraturan Daerah (Perda) KBB Nomor 12 Tahun 2013 tentang Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan (K3).

Kepala Satpol PP KBB, Rini Sartika mengatakan, pihaknya mulai menurunkan reklame politik secara bertahap. Ditargetkan, pada masa kampanye nanti, spanduk para Balon sudah diturunkan semua.

“Udah kita mulai (diturunkan) seminggu kemarin. Bertahap, kalau sekaligus mah gak bisa, banyak banget,” ujarnya saat dihubungi via telepon, Sabtu (20/1/2018).

Selain dari Satpol PP yang menurunkan, Rini juga meminta agar semua pihak terkait, seperti para tim sukses, Panwaslu dan KPU KBB agar segera menurunkan alat sosialisasi politik yang tidak resmi, yang sudah terpasang sebelum masa kampanye.

“Kita himbau mereka nurunin,” ucap Rini.

Diakui Rini, sebagian alat sosialisasi politik para Balon di KBB melanggar.

“Sebagian ada juga masangnya bener, ditempat yang diperbolehkan. Ada juga banyak melanggar,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) KBB menyebutkan, belum bisa menertibkan atribut kampanye para Balon. Pihaknya masih menunggu pengumuman penetapan pasangan calon 12 Februari 2018 mendatang.

“Untuk penertiban atribut calon, domainnya masih ada di Pemda. Kalau sudah penetapan calon oleh KPU, itu menjadi kewenangan kami,” katanya.