Limawaktu.id - Ada hal menarik dari hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019 yang sudah ditetapkan melalui rapat pleno pada Sabtu (27/7/2019) malam.
Sebab, dari 10 Partai Politik (Parpol) yang berhasil meloloskan Calon Legislatif (Caleg) menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Cimahi periode 2019-2024, ada lima Parpol yang meraih kursi yang sama.
Yakni Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang sama-sama mendapat jatah 7 kursi serta PDI Perjuangan, Partai Demokrat dan Partai Golkar yang sama-sama mengirimkan 6 wakilnya.
Sementara unsur pimpinan di DPRD Kota Cimahi hanya memiliki jatah 4 kursi pimpinan, yakni untuk posisi Ketua DPRD dan tiga Wakil Ketua DPRD selama lima tahun ke depan.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi, Mochamad Irman menjelaskan, penentuan posisi pimpinan DPRD Kota Cimahi bukan lagi menjadi kewenangan pihaknya. Sebab, KPU hanya mengantarkan sampai rapat pleno penetapan hasil.
"Itu nanti urusannya di DPRD, penentuan bukan kewenangan KPU. Rapat Paripurna DPRD yang memutus," jelas Irman saat dihubungi via pesan singkat, Senin (29/7/2019).
Namun setau Irman, untuk penentuan unsur pimpinan itu mengacu pada Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Aturan ini juga memiliki turunannya di Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2018.
"Disesuaikan dengan peraturan dan perundang undangan yg berlaku. Perolehan suara terbanyak biasanya menjadi salah satu pertimbangan," kata Irman.
Terpisah, politisi PKS Kota Cimahi, Kania Intan Puspita menegaskan, meski perolehan kursi partainya sama dengan Gerindra, tapi PKS tetap berhak mendapat jatah Ketua DPRD Kota Cimahi. Alasannya, jumlah suara yang didapat PKS lebih banyak dibandingkan Gerindra.
"PKS secara jumlah suara paling unggul. Kalau pimpinan DPRD sudah pasti PKS yang pegang," tegas Kania.
Berdasarkan data yang dihimpun dari KPU Kota Cimahi, jumlah suara sah yang diperoleh PKS mencapai 53.950 suara sah. Unggul jauh dari Partai Gerindra yang meraih 41.937 suara sah.
Ketua Partai Gerindra Kota Cimahi, Bambang Purnomo mengatakan, pihaknya menerima hasil pleno yang ditetapkan oleh KPU Kota Cimahi. Hasil Pemilu 2019, PKS menjadi partai yang mendulang suara terbanyak dibandingkan partainya.
"Kemungkinan besar PKS. Sama-sama 7 kursi, namun jumlah suara PKS lebih besar dari Gerindra. Kita legowo, ikuti aturan karena PKS suaranya lebih banyak," jelas Bambang.
Sementara itu, Partai Gerindra hanya berkah atas jatah satu kursi Wakil Ketua DPRD Kota Cimahi. Sisa dua wakilnya akan menjadi milik PDI Perjuangan dan Partai Demokrat jika mengacu pada perolehan suara seperti yang tertera dalam aturan.
Perolehan suara yang diraih PDI Perjuangan Kota Cimahi mencapai 36.255 suara sah. Disusul Partai Demokrat yang meraih 34.541 suara sah dan Partai Golkar dengan raihan 32.681 suara sah.