Senin, 12 Februari 2018 15:32

Sah, Tiga Paslon Berebut Kursi Bupati dan Wakil Bupati KBB 2018

Reporter : Fery Bangkit 
Rapat Pleno Terbuka KPU KBB tentang Penetapan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat 2018.
Rapat Pleno Terbuka KPU KBB tentang Penetapan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat 2018. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi menetapkan tiga Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati KBB yang akan bertarung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) KBB Bandung Barat.

Pilkada akan diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Bandung Barat pada 27 Juni 2018.

Tiga Paslon yang ditetapkan adalah pasangan Aa Umbara-Hengky Kurniawan. Keduanya diusung Partai NasDem, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Pasangan selanjutnya adalah Doddy Imron Cholid-Pupu Sari Rohayati yang diusung Partai Golkar, Partai Gerindra dan Partai Hanura. Pasangan terakhir adalah Elin Suharliah-Maman Sulaeman Sunjaya yang diusung PDI-Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Ketua KPU KBB, Iing Nurdin mengatakan, penetapan tiga pasangan Bakal Calon (Balon) menjadi Paslon sudah melalui proses verifikasi persyaratan selama kurang lebih dua pekan setelah proses pendaftaran.

“Setelah dilakukan verifikasi maka ada tiga bakal calon yang kita tetapkan sebagai pasangan calon,” jelasnya saat ditemui di Sekretariat KPU KBB, Jalan Raya Purwakarta, Senin (12/2/2018).

Dikatakannya, sebetulnya saat proses pendaftaran ada empat yang mendaftar. Namun, satu pasangan dari jalur perseorangan, Ikkeu-Uben tidak lolos persyaratan.

“Kalau kita lihat dari awal, ada 4 (empat) yang mendaftar, tapi ada satu calon yang tidak memenuhi syarat. Mereka kekurangan jumlah dukungan,” kata Iing.

Setelah proses penetapan sebagai Paslon, maka sesuai PKPU Nomor 1 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota, maka ketiga Paslon akan mengikuti pengundian nomor urut. Pengundian nomor urut akan dilaksanakan pada 13 Februari 2018.

“Setelah itu pada hari yang sama (13/2) kita akan lakukan deklarasi Pilkada Damai. Ini merupakan bagian tidak terpisahkan dari apa yang ada dalam PKPU,” ujar Iing.