Sabtu, 17 Februari 2018 19:56

Revisi Desain Paslon Hambat Pencetakan APK di Pilbup Bandung Barat

Reporter : Fery Bangkit 
Ketiga paslon pilbup Bandung Barat saat melakukan undian nomor urut di KPU KBB, belum lama ini.
Ketiga paslon pilbup Bandung Barat saat melakukan undian nomor urut di KPU KBB, belum lama ini. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB) meminta pasangan calon Bupati/Wakil Bupati dengan nomor urut untuk segera menyerahkan desain Alat Peraga Kampanye (APK).

Pasalnya, hingga H+3 tahapan kampanye, ada desain pasangan calon yang harus direvisi dan dilengkapi. Namun, KPU Bandung Barat enggan menyebutkan pasangan mana yang belum merevisi desain APK tersebut.

"Kita masih nunggu, karena masih ada calon yang belum menyelesaikan desainnya," kata Komisioner KPU Kabupaten Bandung Barat, Adie Saputro, Sabtu (17/2/2018).

Pihaknya mendesak agar desain tersebut segera diberikan kepada KPU. Sebab, bila tidak segera menyerahkannya, ditakutkan waktu pencetakan akan molor.

"Kita warning supaya segera. Kalau gak segera diserahkan deainnya, APK-nya gak beres-beres," imbuhnya.

Perihal titik-titiknya penempelan APK, lanjut Adie, pihaknya akan berkoordinasi dengan Satpol PP KBB. Pasalnya, ada sejumlah akses yang memang tidak diperbolehkan untuk dipasang APK kpara calon.

"Tempat-tempat seperti sekolah, bangunan keagamaan, gedung milik pemerintah, pohon, tiang lisrik," terangnya.

Dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bandung Barat, ada tiga pasangan calon yang akan memperebutkan posisi Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat periode 2018-2023.

Pasangan nomor urut pertama adalah Elin Suharliah-Maman S Sunjaya yang diusung PDIP, PKB dan PPP. Pasangan nomor urut dua Doddy Imron Cholid-Pupu Sari Rohayati yang diusung Partai Golkar, Partai Gerindra dan Partai Hanura. Pasangan nomor urut tiga Aa Umbara-Hengky Kurniawan yang diusung Partai NasDem, Partai Demokrat, PKS dan PAN. (kit)*