Senin, 5 Februari 2018 19:08

Relawan IMI Perjuangkan Kebhinekaan dan Kebangsaan

Reporter : Jumadi Kusuma
Satyariga Sukman, Ketua Relawan Insan Merdeka Indonesia (R-IMI).
Satyariga Sukman, Ketua Relawan Insan Merdeka Indonesia (R-IMI). [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Relawan Insan Merdeka Indonesia (R-IMI) adalah perkumpulan relawan berbagai unsur yang didirikan oleh individu-individu yang tersebar di Jawa Barat dan memiliki basis kelompok relawan di 26 kabupaten dan kota yang beranggotakan jaringan relawan lebih dari 550 orang relawan dan anggota keluarganya, demikian pernyataan Ketua Relawan IMI Satyariga Sukman kepada limawaktu.id, Senin (5/2/18).

Menurut Sukman Relawan IMI dibentuk sebagai reaksi keprihatinan atas masalah -masalah kebangsaan, krisis identitas dan karakter, "Mayoritas generasi muda yang lahir tahun 1970-an telah tercerabut dari akar budayanya dan timbulnya problematika keberagamaan, yakni adanya ketidakrukunan antar mazhab didalam Islam serta keretakkan antar umat beragama selama dua dasawarsa sejak ORBA yang otoriter-tiranis", tuturnya.

Dengan berdirinya partai-partai berazas dan memakai casing Islam fahaman impor ideologi Islamisme, tumbuhlah kelompok - kelompok muslim radikal yang meng-atas namakan Islam, agama sebagai sarana politik, Islamisme atau mempolitisasi Islam.

"Impor limbah fahaman ideologi yang sudah dibubarkan oleh negeri-negeri asalnya itu sangatlah tidak toleran dengan budaya luhur bangsa Indonesia atau budaya lokal di Nusantara. Kini sedang terjadi pergulatan seru ‘Islam versus Islamisme’ di pangkuan Ibu Pertiwi. Maka R-IMI lahir, berperan untuk menengahi dan punya hajatan mengajak serta menggalang semua lapisan komunitas, khususnya generasi muda agar menggali-menghadirkan dan menguatkan kembali jati diri ke-Indonesian", pungkasnya.