Kamis, 6 September 2018 17:10

Reklame Bergambar Jokowi Diturunkan Bawaslu dan Satpol PP Kota Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bersama Satpol PP Kota Cimahi menertibkan Alat Peraga Sosialisasi (APS) yang diketahui milik Partai NasDem pada Kamis (6/9/2018).
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bersama Satpol PP Kota Cimahi menertibkan Alat Peraga Sosialisasi (APS) yang diketahui milik Partai NasDem pada Kamis (6/9/2018). [Fery Bangkit / Limawaktu]

Limawaktu.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bersama Satpol PP Kota Cimahi menertibkan Alat Peraga Sosialisasi (APS) yang diketahui milik Partai Nasdem pada Kamis (6/9/2018).

APS milik Partai NasDem yang bergambar Calon Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh itu terpasang pada Reklame milik Pemerintah Kota Cimahi di Jalan HMS Mintaredja dan sekitar Leuwigajah.

Ketua Bawaslu Kota Cimahi, Jusapuandy mengatakan, sebelum melakukan penertiban, pihaknya sudah memberikan himbauan bahkan memanggil pihak Partai NasDem untuk mengklarifikasi perihal APS tersebut namun tak dikunjung digubris partai.

"Kita sudah koordinasi dengan Satpol PP, kita sudah beri himbauan. Kemarin sudah kita panggil Nasdem untuk minta klarifikasi. Kita minta mereka menurunkan tapi mereka menyerahkan ke kita makannya kita menurunkan," katanya saat ditemui disela-sela penertiban APK.

Berdasarkan pantauan sebelumnya, reklame NasDem berukuran sekitar 3x4 meter itu sudah terpasang lama. Namun baru ditertibkan hari ini. Alasannya, Bawaslu masih menunggu koordinasi dari pihak Pemerintah Kota Cimahi.

Sebelumnya, sudah turun surat edaran dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI terkait masalah kampanye. Dalam edaran tersebut, semua parpol dilarang melaksanakan kampanye, termasuk sosialisasi lewat berbagai sarana seperti reklame.

Terlebih lagi, masa kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 baru akan dimulai 23 September 2018. Aturan kampanye pun, termasuk pemasangan iklan dan sebagainya akan diatur dalam PKPU.

"KPU akan memfasilitasi iklan parpol sesuai aturan," ucapnya.

Jusapuandy melanjutkan, pihaknya bersama Satpol PP Kota Cimahi akan terus melakukan penertiban atribut berbau politik. Terutama yang melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Cimahi.

"Kita akan fokus untuk pembersihan APS. Termasuk calon yang membawa ucapan Asian Games dan HUT RI," tandasnya.

Baca Lainnya