Jumat, 22 Maret 2019 14:34

Puluhan Ribu Surat Suara Pemilu 2019 KBB Luntur dan Sobek 

Reporter : Fery Bangkit 
Petugas menunjukan surat suara Pilpres yang rusak.
Petugas menunjukan surat suara Pilpres yang rusak. [ferybangkit]

Limawaktu.id - Sebanyak 6.074.443 lembar surat suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di Kabupaten Bandung Barat selesai disortir-lipat selama 12 hari.

Jutaan surat suara itu diselesaikan oleh 600 petugas Sortir Lipat (sorlip) yang direkrut Komisi Pemilihan Umum (KPU) KBB. Pelaksanaan Sorlip berlangsung sejak 8-20 Maret.

Baca Juga : Terkendala Percetakan, Distribusi Surat Suara Pemilu Terlambat

Ketua KPU KBB, Adie Saputro mengatakan, selama pelaksanaan Sorlip lima jenis suara itu, petugas menemukan sekitar 20 ribu lembar surat suara yang rusak. Seperti sobekan kecil, kotor, bercak tinta dan warna luntur.

"Alhamdulillah Sorlip sudah selesai 12 hari, dari target 20 hari. Kalau yang rusak ditemukan sekitar 20 ribu. Paling banyak bercak tinta," jelas Adi saat ditemui Gor Graha Rajawali, Ciburuy, Padalarang, Jumat (22/3/2019).

Baca Juga : Bertemu Jokowi, FKUB Soroti Berita Hoaks

Ada lima jenis surat suara yang diterima dan dilakukan Sorlip di KBB, yaitu surat suara Pilpres sebanyak 1.213.886 lembar, surat suara DPR RI sebanyak 1.213.886, DPD RI sebanyak 1.213.886 lembar, DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil 3 sebanyak 1.213.886 lembar serta surat suara DPRD KBB sebanyak 1.218.890 lembar.                                                                                                                    
Rinciannya, Dapil 1 sebanyak 263.631 surat suara, Dapil 2 ada 246.264 surat suara, DPRD KBB Dapil 3 sebanyak 262.945 surat suara, DPRD KBB Dapil 4 sebanyak 223.785 lembar dan DPRD KBB Dapil 5 sebanyak 222.264 surat suara.

"Totalnya ada 6 juta lebih," ucap Adie.

Baca Juga : APK Bergambar Ajay Langgar Etika dan Estetika

Dikatakannya, saat ini pihaknya tengah merekap kembali jumlah surat suara, baik yang rusak maupun yang dikategorikan baik. Hasil rekapan khusus suara yang rusak, akan menjadi acuan KPU untuk mengajukan penggantian surat suara.

"Surat suara yang rusak akan kita ajukan ke KPU RI untuk memohon pergantian," katanya.

Selanjutnya, kata dia, sambil menunggu pergantian, pihaknya akan melakukan proses setting alat kelengkapan pemilihan sebelum seluruh logistik didistribusikan ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). 

Baca Lainnya