Rabu, 7 Februari 2018 17:32

PPP Kota Cimahi Minta RK Tak Terbuai Popularitas

Reporter : Fery Bangkit 
Ilustrasi
Ilustrasi [Net]

Limawaktu.id - Ketua DPC Partai Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Agus Solihin meminta agar pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum tidak terbuai dengan elektabilitas dan popularitasnya saat ini.

Pasalnya, kata dia, elektibilitas dan popularitas tinggi bukan jaminan untuk menang. Ia mencontohkan hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2017. Dalam berbagai hasil survey, pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat selalu unggul. Namun pada kenyataanya, hasil berkata lain. Pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang jadi pemenangnya.

“Ketika seoraang calon memiliki elektabilits tinggi, ini juga tidak menjadi suatu jaminan ini. Harus menjadi kehati-hatian kita bagaimana menjaga trek yang benar. Ketika calon ini dalam posisi yang tinggi, harus ditopang juga dengan kinerja partai,” tandas Agus Solihin, Rabu (17/2/2018).

Meski begitu, ia meyakini nasib Ahok-Djarot di Pilkada DKI tidak akan menular terhadap pasangan Ridwan-Uu atau RINDU di Pilkada Jawa Barat 2018. Dengan kekuatan partai koalisi saat ini, Agus yakin pasangan RINDU akan meraih hasil maksimal di Pilkada Jawa Barat.

Dalam menghadapi Pilkada Jawa Barat yang akan digelar 27 Juni 2018, pasangan RINDU diusung empat partai koalisi. Yakni Partai NasDem, PPP, Partai Hanura dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

“InsyaAloh dengan kekuatan yang ada, kemudian elektabiltas dan popularitas tinggi, ini yang menjadi modal. Kita yakin dan optimis di Cimahi, RINDU ini akan menjadi pemenang,” ujar Agus.

Untuk memenangkan pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, para partai koalisi di tingkat Kota Cimahi, seperti PPP, PKB, Partai Hanura dan Partai NasDem telah menggelar rapat gabungan.

“Sudah ada kesepakatan bahwa di Cimahi sudah siap dengan kekuatan dalam rangka memenangkan pasangan RINDU,” ujar Ketua DPD Partai NasDem Kota Cimahi, Muchlisin.