Kamis, 2 Mei 2019 17:53

Pleno Hasil Pemilu 2019 di Kota Cimahi Bakal Dipasang Garis Pembatas

Reporter : Fery Bangkit 
Rekapitulasi Penghitungan Surat Suara Di PPK Cimahi Utara, Di GSG Hardjuno, Jalan Encep Kartawiria
Rekapitulasi Penghitungan Surat Suara Di PPK Cimahi Utara, Di GSG Hardjuno, Jalan Encep Kartawiria [ferybangkit]

Limawaktu.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi bakal memperketat proses Rapat pleno Terbuka perolehan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Wacananya, pleno akan digelar 6 Mei 2019 mendatang.

Rencananya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi akan memasang garis pembatas di area Gedung Vidya Candra, Jalan Sangkuriang. Dalam ruangan itu akan dibagi menjadi dua area. Selain itu, tak sembarangan orang diperbolehkan masuk ke area pleno.

Baca Juga : Animo Masyarakat Cimahi Coblos Kertas dan Celup Tinta pada Pemilu 2019 Lampaui Ekspektasi

"Yang wajib masuk ke area rapat pleno selain anggota KPU yakni saksi dari semua peserta, Bawaslu, pokoknya yang memiliki kepentingan saja," ujarnya di Sekretariat KPU Kota Cimahi, Jalan Pesantren, Kamis (2/5/2019).

Untuk peserta yang mendapat undangan seperti Forkopimda, Penyelenggara Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (PPS) termasuk wartawan di area gedung yang lain.

Baca Juga : Lagi, Petugas Pemilu di Bandung Barat Meninggal

"Mereka tetap bisa masuk kedalam tetapi di area tertentu ada batasan agar pelaksanaannya bisa lancar dan kondusif. Untuk denahnya kita lagi atur dulu," ucap Irman.

Selain itu, kata Irman, bagi peserta yang akan masuk ke area gedung saat pelaksanaanya akan disiapkan Id Card agar jelas siapa saja yang masuk untuk menyaksikan rapat pleno tersebut.

"Aturan seperti itu memang sudah ada petunjuk dari KPU Provinsi harus ada batasan. Jadi peserta yang dibatasi tidak boleh keluar dari batas yang telah ditentukan," ucapnya.

Baca Lainnya