Rabu, 20 Desember 2017 10:46

PKS Keukeuh Usung Demiz-Syaikhu di Pilgub Jabar 2018

Reporter : Jumadi Kusuma
Deddy Mizwar dan Ahmad Syaikhu Bakal Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat yang diusung PKS dan Demokrat.
Deddy Mizwar dan Ahmad Syaikhu Bakal Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat yang diusung PKS dan Demokrat. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bersama Partai Demokrat Jawa Barat (Jabar) keukeuh akan mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Deddy Mizwar - Ahmad Syaikhu, kendati dibayangi lepasnya kawan koalisinya yaitu Partai Amanat Nasional (PAN) yang tergoda lirikan Mayjen TNI (Purn) H. Sudrajat dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang ditunjuk Prabowo sebagai calon gubernur Jawa Barat pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018.

Diketahui jumlah kursi koalisi antara PKS dan Demokrat Jabar yang masing-masing 12 kursi melebihi syarat minimal tiket menuju Pilgub Jabar 2018 yang mensyarakatkan 20 kursi.

Pejabat sementara (Pjs) Ketua Umum DPW PKS Jabar, Nur Supriyanto saat dihubungi Limawaktu.id, Rabu (20/12/2017) menyatakan bahwa PKS Jabar masih mengusung Demiz-Syaikhu dan menyerahkan ajakan koalisi reuni yang digagas Gerindra kepada Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS.

"Soal Sudrajat, kita serahkan sepenuhnya kepada DPP PKS. Saya belum mendapat tawaran reuni koalisi, hanya mendengar saja dari media," ujar Nur Supriyanto.

Kendati demikian menurutnya surat rekomendasi pencalonan Deddy Mizwar (Demiz) sampai saat ini belum dikeluarkan oleh DPP PKS.

Terkait kemungkinan hengkangnya PAN merapat ke Gerindra, Supriyanto berkilah bahwa koalisi itu urusan DPP PKS. "Koalisi dibangun di DPP, PKS Jabar akan taat apapun keputusannya," pungkasnya. (jk)*