Rabu, 21 Maret 2018 17:03

Pilkada Langsung menuju Demokrasi yang Lebih Baik

Reporter : Jumadi Kusuma
Rock The Vote Indonesia Electainment on Campus di Gedung Fakultas Komunikasi dan Bisnis Universitias Telkom, Baleendah Bandung, Rabu (21/3/18).
Rock The Vote Indonesia Electainment on Campus di Gedung Fakultas Komunikasi dan Bisnis Universitias Telkom, Baleendah Bandung, Rabu (21/3/18). [Limawaktu]

Limawaktu.id,- pilkada langsung merupakan salah satu upaya untuk membangun demokrasi yang lebih baik. Pilkada langsung memungkinkan rakyat memilih pemimpin langsung tanpa melalui lembaga perwakilan. Model ini kemudian disempurnakan dengan pilkada serentak, di mana rakyat tidak hanya memilih bupati atau walikota, tetapi juga gubernur. Semoga dalam sepuluh tahun kedepan bisa berlangsung pemilu serentak bersama secara nasional.

Hal tersebut dikemukakan oleh Komisioner KPU Jabar Divisi Perencanaan dan Data, Ferdhiman Bariguna pada acara Rock The Vote Indonesia Electainment on Campus di Gedung Fakultas Komunikasi dan Bisnis Universitias Telkom, Baleendah Bandung, Rabu (21/3/18). Kegiatan itu dihadiri ratusan mahasiswa dan sejumlah dosen Universitas Telkom.

Baca Juga : Dandim 0609 Ingatkan Anggotanya Netral dalam Pilkada 2018

Menurut Ferdhiman, sekitar 74 persen kabupaten atau kota di Indonesia sedang bersiap menghadapi pilkada serentak.

"Proses demokrasi itu diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup bangsa," tuturnya.

Proses yang sedang berjalan saat ini menjadi sarana edukasi, dalam arti bukan alat untuk membohongi dan membodohi.

"Jika proses itu berlangsung baik, maka pesta demokrasi bakal enak ditonton dan dinikmati, sehingga layak disebut sarana wisata," katanya seraya menegaskan pemilu bukan peristiwa yang menakutkan atau menimbulkan kerusuhan.

Ferdhiman juga mengingatkan pemilu sebagai sarana demokrasi harus memberi solusi atas berbagai persoalan bangsa. Oleh karena itu perlu partisipasi aktif masyarakat khususnya pemilih milenial, agar pemilu menghasilkan pemimpin yang menginspirasi.

Sementara itu, Dekan Fakultas Komunikasi dan Bisnis Universities Telkom Ade Irma Susanty menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan politik bagi pemilih muda.

"Partisipasi politik pemilih milenial terkait hak, kewajiban, tanggung jawab, serta komitmen membangun bangsa," katanya.

Dilain pihak, Direktur CEPP (Center for Election and Political Party) Universitas Indonesia, Reni Suarno menjelaskan Rock The Vote Indonesia merupakan gerakan internasional untuk pemilu semasa pilpres 2012 di Amerika Serikat. Gerakan ini mendorong anak-anak muda untuk tidak apatis dan pragmatis dalam pemilu. Gerakan ini pula yang diterapkan CEPP dalam melakukan sosialisasi Pilgub Jabar untuk pemilih pemula, termasuk di Universitas Telkom.

Baca Lainnya