Senin, 23 Oktober 2017 17:45

Perlu Izin Panglima TNI Wujudkan Wisata Heritage di Cimahi

Politik Wisata Heritage Cimahi
Rumah Sakit Dustira salah satu Heritage di Cimahi
Rumah Sakit Dustira salah satu Heritage di Cimahi [Net Istimewa]

Limawaktu.id – Wakil Wali Kota Cimahi, Ngatiyana belum bisa memastikan kapan wisata heritage di Kota Cimahi akan diwujudkan. Sebab menurunya, tahapan untuk merealisasikan wisata bersejarah tersebut cukup panjang.

“Wisata militer itu memang sudah dalam perencanaan kita. Mudah-mudahan wisata militer ini ada di Cimahi. 2018 terlaalu cepat, masih banyak yang diprogramkan,” kata Ngatiyana saat ditemui di Pemerintah Kota Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Senin (23/10/2017).

Dijelaskannya, soal proses izin terhadap pihak militer saja, itu harus melalui berbagai tahapan. Di antaranya izin dari Kodiklat, kemudian Kepala Staff Angkatan Darat, Panglima TNI hingga Kementrian Pertahanan.

“Semua harus dilalui jangan   sampai melanggar aturan,” ucapnya.

Menurut Ngatiyana, jika wisata heritage terwujud, itu akan menguntungkan pihak militer, pemerintah maupun masarakat Cimahi.

Machmud Mubarok, Ketua Komunitas Tjimahi Heritage mengatakan, jika Pemerintah Kota Cimahi serius ingin merealisasikan wisata heritage, instansi pemrintah tersebut harus komunikasi Mabes TNI sebagai pemilik bangunan.

"Kalau semuanya dipugar dan tidak asli lagi, apa yang mau ditawarkan dan dijual pada calon wisatawan? Makanya, harus ada pembicaraan serius dari Pemerintah Cimahi ke Mabes TNI, termasuk untuk penjara Poncol yang sebelumnya sudah pernah kita datangi," paparnya.

Lebih jauh lagi, Machmud juga berharap Pemerintah Cimahi berkenan menjadikan Gedung Historich, sebagai sebuah museum yang memamerkan foto-foto bangunan garnisun Cimahi zaman dulu, dan foto Cimahi zaman dulu secara umum.

"Kita juga sangat mendorong Pemerintah Cimahi membuat Perda tentang Cagar Budaya. Karena Gedung Sudirman atau Gedung Historich itu sangat layak dijadikan museum yang bisa memajang dan memamerkan segala benda bersejarah yang berkaitan dengan Cimahi tempo dulu," tandasnya. (kit)