Jumat, 16 Maret 2018 15:54

Pemkab Bandung Barat Targetkan 80% Warga Berpartisipasi pada Pilkada 2018

Reporter : Fery Bangkit 
Pilkada Serentak 2018.
Pilkada Serentak 2018. [Net]

Limawaktu.id,- Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menargetkan, partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Bupati/Wakil Bupati Bandung Barat dan Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 mencapai 80%.

"Target dari pusat itu, partisipasi masyarakat di Pilkada sebesar 77 persen. Tapi kami usahakan, partisipasi masyarakat di Pilkada Bandung Barat minimal bisa mencapai 80 persen," ujar Hendra Trismayadi, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretaris Daerah Bandung Barat, Jum'at (16/3/2018).

Baca Juga : Rawan Konflik, Mendagri Usulkan Pejabat Gubernur Jabar dan Sumut dari Polri

Menurut Hendra, salah satu cara untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pilkada ialah validasi data kependudukan. Ia berharap, perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) bisa segera tuntas, untuk menjadi warga yang punya hak pilih bisa berpartisipasi pada Pilkada 2018.

"Mudah-mudahan perekaman bisa segera dituntaskan. Apalagi Pilkada kali ini berdekatan dengan momen lebaran," katanya.

Baca Juga : Dr. Muradi UNPAD: Perwira TNI-Polri Dimungkinkan Jabat Pj Gubernur Dengan Pertimbangan Strategis

Pada Pemilihan Bupati/Wakil Bupati Bandung Barat 2018, ada tiga pasangan calon (paslon) yang akan berebut suara pemilih.

Paslon nomor urut 1 adalah pasangan Elin Suharliah-Maman S Sunjaya. Mereka diusung PDIP, PPP dan PKB serta mendapat dukungan dari dua partai non parlemen, yakni Partai Berkarya dan Partai Perindo.

Baca Juga : 12 Parpol Lama akan Diverifikasi Ulang KPU Kota Cimahi

Paslon nomor urut 2 adalah Doddy Imron Cholid-Pupu Sari Rohayati. Keduanya diusung Partai Gerindra, Partai Golkar dan Partai Hanura, serta partai non parlemen yakni PKPI.

Paslon nomor urut 3 adalah Aa Umbara-Hengky Kurniawan. Mereka diusung Partai Demokrat, Partai NasDem, PKS dan PAN.

Baca Juga : Daerah Rawan Konflik Versi Kapolda Jawa Barat

Sedangkan pada Pilgub Jawa Barat 2018, ada empat paslon. Pasangan nomor 1 adalah Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum yang diusung Partai NasDem, PPP, Partai Hanura dan PKB, serta satu partai non parlemen yakni PSI.

Paslon nomor urut 2 ialah Tubagus Hasanudin-Anton Charliyan. Pasangan mantan jenderal itu diusung PDI-Perjuangan.

Paslon nomor urut 3 ialah Sudrajat-Ahmad Syaikhu. Keduanya diusung Partai Gerindra, PKS dan PAN.

Paslon nomor 4 adalah Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi, yang diusung Partai Demokrat dan Partai Golkar, serta partai non parlemen, yakni Partai Perindo.

Baca Lainnya