Minggu, 7 Januari 2018 15:51

PDIP Usung duet mantan TNI dan Polri

Ditulis Oleh Jumadi Kusuma
Mayjen TNI (Purn) Tubagus Hasanuddin dan Inspektur Jenderal (Pol) Anton Charliyan resmi diusung oleh PDI Perjuangan sebagai Ca
Mayjen TNI (Purn) Tubagus Hasanuddin dan Inspektur Jenderal (Pol) Anton Charliyan resmi diusung oleh PDI Perjuangan sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat pada Pilkada Jabar 2018 [limawaktu]

Limawaktu.id,- Mayjen TNI (Purn) Tubagus Hasanuddin dan Inspektur Jenderal (Pol) Anton Charliyan resmi diusung oleh PDI Perjuangan sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat pada Pilkada Jabar 2018. Pengumuman paslon tersebut oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Kantor DPP PDI Perjuangan di Lenteng Agung, Jakarta, Minggu (7/1/18).

Hasanuddin adalah Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat yang juga mantan perwira tinggui TNi Angkatan Darat, menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI dan Anton Charliyan merupakan mantan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat, lulusan akademi kepolisian tahun 1984, dengan pangkat terakhir Irjen Polisi.

Sementara itu Sekertaris DPD PDI Perjuangan Abdy Yuhana yang juga sempat masuk bursa calon wakil gubernur yang digadang-gadang PDI Perjuangan membenarkan bahwa DPP PDIP telah secara resmi mengusung Tubagus Hasanuddin dan Anton Charliyan sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat pada Pilkada Jabar 2018.

“Ya betul pak Tubagus dipasangkan dengan pak Anton Charliyan untuk Pilgub Jabar,” jelasnya, saat dihubungi Limawaktu.id.

Diketahui, syarat pasangan calon yang diusung parpol yaitu 20 persen dari jumlah kursi di DPRD Jawa Barat atau 20 kursi. PDI Perjuangan memiliki 20 kursi di DPRD Jawa Barat dan bisa mengusung pasangan calon tanpa melalui koalisi parpol.