Senin, 19 Februari 2018 13:47

Paslon Pilbup KBB yang Lebihi Batasan Dana Kampanye Bisa Batalkan Pencalonan

Reporter : Fery Bangkit 
Iing Nurdin, Ketua KPU KBB.
Iing Nurdin, Ketua KPU KBB. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat menetapkan batasan penggunaan dana kampanye untuk ketiga pasangan calon (paslon) Pemilihan Bupati/Wakil Bupati KBB 2018. Besarannya, maksimal Rp 104 miliar per paslon.

Ketua KPU KBB Iing Nurdin menjelaskan, angka tersebut merupakan hasil kesepakatan antara KPU, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dan tim pemenangan ketiga paslon.

“Sudah disepakati batasannya memang seperti itu. Rp 104 miliar per pasangan calon,” kata Iing, Senin (19/2/2018).

Berdasarkan PKPU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Dana Kampanye Peserta Pilkada, sumber dana kampanye bisa berasal dari gabungan partai politik, sumbangan pihak perorangan, kelompok atau badan hukum swasta dan pihak lainnya.

“Kalau sumbangan pribadi tidak boleh lebih dari Rp 75 juta, kemudian dari korporasi tidak boleh lebih dari Rp 750 juta,” jelas Iing.

Jika merujuk pada aturan di atas, maka jika ada paslon yang melanggar atau melebihi batasan dana kampanye yang telah ditetapkan, maka akan dikenai sanksi pembatalan sebagai paslon.

Dalam pasal 53 PKPU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Dana Kampanye, yang berisi paslon yang melanggar ketentuan pembatasan pengeluaran dana kampanye sebagai dimaksud dalam pasal 12 ayat (4), dikenai sanksi berupa pembatalan sebagai paslon.