Jumat, 20 April 2018 19:20

Paslon Hasanah Dominasi Pelanggaran APK Pilgub di Cimahi

Reporter : Fery Bangkit 
Satpol PP Kota Cimahi Menurunkan APK yang Melanar Aturan.
Satpol PP Kota Cimahi Menurunkan APK yang Melanar Aturan. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Sebanyak 134 Alat Peraga Kampanye (APK) para pasangan calon (paslon) Gubernur/Wakil Gubernur Jawa Barat 2018 diturunkan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Cimahi pada Jum'at (20/4/2018).

Diturunkannya APK milik empat paslon itu lantaran tidak sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 4 Tahun 2018 tentang Kampanye Pilkada.

Adapun rinciannya, paslon nomor urut 1 Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) 7 buah APK, paslon nomor urut 2 Tubagus Hasanudin-Anton Charliyan (Hasanah) sebanyak 82 buah APK.

Paslon nomor urut 3 Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) sebanyak 26 Pelanggaran APK dan paslon nomor urut 4 Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (2DM) sebanyak 29 buah APK.

"Jadi jumlah APK yang diturunkan hari ini sebanyak 134 buah," terang Ketua Panwaslu Kota Cimahi, Yus Sutaryadi, Jum'at (20/4/2018).

Dikatakannya, pihaknya akan terus melakukan penertiban APK yang tidak sesuai aturan. Khususnya yang terpasang di jalan protokol Kota Cimahi.

"Besok kita lanjutkan lagi penertibannya," ucap Yus.

Sementara itu, Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Panwaslu Kota Cimahi Jusapuandi membeberkan, mayoritas APK Pilgub yang terpasang memang tidak sesuai dengan ketentuan KPU.

"Pelanggaran kita lihat banyak. Ada sekitar 70 persen. Banner banyak dipasang di pohon, tiang listrik," bebernya.

Perihal APK yang tidak sesuai PKPU, Panwaslu Kota Cimahi mengklaim telah memberikan surat teguran kepada masing-masing tim paslon Pilgub wilayah Cimahi.

"Kita sudah berkirim surat teguran soal APK yang gak sesuai," katanya.

Baca Lainnya