Senin, 19 Maret 2018 18:54

Parkir Liar Penyebab Kemacetan di Kota Bandung

Reporter : Jumadi Kusuma
Aries Supriatna, Calon Wakil Wali Kota Bandung.
Aries Supriatna, Calon Wakil Wali Kota Bandung. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Berdasarkan hasil berbagai survey menyatakan bahwa kemacetan di Kota Bandung adalah salah satu masalah yang harus diatasi para Calon Walikota dan Wakil Walikota Bandung 2018.

Aries Supriatna, Calon Wakil Wali Kota Bandung mengatakan salah satu penyebab kemacetan adalah keberadaan parkir liar yang berada di bahu jalan. Hal itu membuat badan jalan menyempit dan laju kendaraan tersendat.

Baca Juga : Besok DURIAT Bersama Pendukungnya Bakal Geruduk KPU Kota Bandung

Untuk itu Aries berkomitmen memberikan solusi terkait keberadaan parkir liar jika menang nanti. Salah satunya adalah mempertegas perizinan setiap tempat usaha yang mendatangkan banyak tamu.

“Kita akan tegaskan kembali Amdal lalu-lintas harus terpenuhi. Setiap tempat usaha yang mendatangkan tamu, harus punya penampungan parkir. Jangan sampai hanya tempat usaha, tapi parkir menggangu ketertiban,” ujar Aries saat blusukan di RW 7 Kelurahan Cicaheum, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, Senin (19/3/18).

Baca Juga : Dinyatakan Tidak Lolos, Duriat Independen Adukan KPU Kota Bandung Ke Panwaslu

Aries berharap dengan ketegasan tersebut para pengusaha bisa sadar dan tidak semata-mata mencari untung yang malah menyebabkan kerugian bagi orang lain.

Selain itu Aries juga akan berupaya berkolaborasi dengan investor membuat lahan parkir yang nyaman dan strategis. Sehingga warga yang membawa kendaraan tidak perlu lagi parkir di bahu jalan yang mengganggu ketertiban dan kurang aman.

Baca Juga : KPU Kota Bandung Resmi Tetapkan Nomor Urut Calon Pilwalkot 2018

Aries mencontohkan tempat parkir yang sudah baik di Kota Bandung adalah parkir hidrolik milik pusat perbelanjaan Dukomsel.

“Bisnis parkir seperti itu bisa jadi prospek yang bagus. Untuk itu nanti kita dorong agar banyak dibuat seperti itu,” tuturnya.

Calon dari nomor urut dua itu juga akan melakukan kajian kembali mengenai aset Pemkot Bandung yang belum termanfaatkan. Nantinya jika aset tersebut strategis maka bisa dibuat parkir hidrolik seperti di Dukomsel.

“Pada prinsipnya persoalan kemacetan itu salah satunya parkir di bahu jalan. Solusinya kita geser ke parkir indoor yang dibuat oleh pemerintah atau swasta. Kita dorong swasta untuk investasi seperti di Dukomsel,” pungkasnya.

Baca Lainnya