Rabu, 25 April 2018 12:45

Panwaslu Minta Kaum Perempuan Aktif Awasi Pilgub Jabar 2018

Reporter : Fery Bangkit 
Sosialisasi pengawasan partisipatif bagi kaum perempuan di Hotel Endah Parahyangan, Rabu (25/4/2018).
Sosialisasi pengawasan partisipatif bagi kaum perempuan di Hotel Endah Parahyangan, Rabu (25/4/2018). [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Cimahi menginginkan kaum perempuan terlibat aktif melakukan pengawasan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018.

Ketua Panwaslu Kota Cimahi, Yus Sutaryadi menilai, peran kaum perempuan dalam rangka pesta demokrasi sangat vital. Hal itu juga tercantum dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Baca Juga : Agun Bicara Soal Sumbangan Suara dari Cimahi untuk Hasanah di Pilgub Jabar 2018, Bahas Soal Purnawirawan pula

"Selain dia (kaum perempuan) mempunyai hak pilih, kita libatkan mereka, mari sama-sama mengawasi pilgub Jawa Barat 2018," kata Yus dalam acara sosialisasi pengawasan partisipatif bagi kaum perempuan di Hotel Endah Parahyangan, Rabu (25/4/2018).

Dikatakan Yus, kaum perempuan mempunyai hak untuk melakukan pengawasan langsung maupun tidak langsung dalam pelaksanaan pesta demokrasi.

Baca Juga : Warga Cimahi Curhat ke Cagub Jabar Tb Hasanuddin

Secara langsung, keterlibatan kaum perempuan adalah dengan dilibatkan menjadi petugas TPS atau Panwascam. Bentuk pengawasan tidak langsung paling sederhana yang dapat dilakukan kaum perempuan di antaranya mengingatkan anggota keluarga agar tidak terjerumus dalam hal-hal negatif. Seperti pelanggaran 'money politic'.

"Kaum perempuan ikut andil di dalam mensuskeskan Pilkada, karena Pilkada itu kunci utamanya adalah kaum perempuan," ujar Yus.

Baca Juga : Kok Kampanye Pilgub Jabar di Cimahi gak Pake Surat Tembusan ke Panwaslu?

Ia melanjutkan, jika melihat pengalaman tahun ke tahun, antusiasme kaum perempuan dalam Pilkada cukup besar. Yus mencontohkan, dalam setiap pendaftaran pengawas tingkat TPS atau kelurahan. Partisipasi perempuan tergolong tinggi.

"Kalau kita lihat pengalaman tahun ke tahun, alhamdulillah 40 persen kaum perempuan (terlibat)," katanya.

Baca Lainnya