Senin, 30 Oktober 2017 16:50

Panwaslu Kota Cimahi Usulkan Pembentukan Pojok Politik di Sekolah

Reporter : Fery Bangkit 
Siswa sebuah SMA sedang berdiskusi politik.
Siswa sebuah SMA sedang berdiskusi politik. [net]

Limawaktu.id, – Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Cimahi Yus Sutaryadi mendorong sekolah menengah atas dan perguruan tinggi di Kota Cimahi membentuk ‘Pojok Politik’.

Dijelaskannya, ‘Pojok Politik’ bisa digunakan para pelajar, terutama yang sudah memiliki hak pilih dan hak politik untuk saling bertukar informasi.

“Saya usulkan saja ke sekolah bagaimana kalau ada semacam ‘Pojok Politik’, untuk sarana penyampaian informasi apapun tentang pemilihan umum,” ujar Yus saat ditemui disela-sela acara Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilih Pemula di Alam Wisata Cimahi, Jalan Kolonel Masturi, Senin (30/10/2017).

Menurut Yus, selain melalui sosialisasi, ‘Pojok Politik’ juga bisa dijadikan ajang transformasi informasi antar siswa. Pasalnya, tidak semua siswa, terutama pemilih pemula bisa mendapatkan kesempatan menerima sosialisasi langsung baik dari Panwaslu maupun instansi terkait lainnya.

“Saya kira akan sangat membantu jika “Pojok Politik’ itu terwujud. Jadi nanti siswa bisa saling memberitahu soal informasi pemilihan,” ujar Yus.

Menurut Yus, pelajar harus ikut beperan aktif, baik dalam menyalurkan hak pilihnya maupun dalam hal pengawasan. “Tidak hanya petugas yang mengawal suara, maupun mengawasi proses pemilu, tapi masyarakat juga, termasuk pelajar,” imbuh Yus. Perihal sosialisasi, lanjut Yus, digelar dalam rangka menghadapi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat yang akan berlangsung 27 Juni 2018 mendatang. (kit)*