Sabtu, 21 Oktober 2017 8:46

Panwaslu Kota Cimahi Soal Seleksi PPK : Tak Ada 'Kongkalikong'

Reporter : Fery Bangkit 
Komisioner KPU memberikan arahan kepada calon anggota PPK
Komisioner KPU memberikan arahan kepada calon anggota PPK [limawaktu]

Limawaktu.id, - Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota cimahi, Yus Sutaryadi memastikan, tidak ada istilah main mata atau kecurangan dalam proses tes tertulis calon Panitia Pemungutan Suara Kecamatan (ppk) di Kota Cimahi.

"Kalau dari sisi kerahasiaan dokumen, tidak ada main mata, tidak ada 'kongkalikong', " katanya, Jum'at (20/10/2017).

Proses seleksi tes tertulis calon anggota PPK Kota Cimahi berlangsung pada Jum'at (20/10/2017) di SMKN 1 Kota Cimahi, Jalan Mahar Martanegara, Cimahi.

Dikatakan Yus, seluruh soal tes tertulis ini disuplai dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat. Saat datang soal, KPU Kota Cimahi pun belum mengetahui mengenai isi soal.

"Soal tadi masih disegel. Jadi pelaksanaan tes tertulis PPK allhamdulilah berjalan lancar sesuai dengan arahan KPU Jawa Barat," katanya.

Septian, Ketua Pokja Seleksi PPK KPU Kota Cimahi mengatakan, ada 43 peserta dari tiga kecamatan yang mengikuti tes tertulis PPK, empat di antaranya merupakan penyandang disabilitas.

"Hasil tes tertulis akan kita periksa paling lambat sampai besok, 21 Oktober. Tanggal 22 kita umumkan hasilnya," terangnya.

Kemungkinan, kata dia, dari 43 peserta ini akan dikerucutkan lagi menjadi 30 orang. 30 orang tersebut akan mengikuti tes wawancara pada 23-25 Oktober 2017.

"26-27 kita akan pleno penetapan calon PPK. Akan dikerucutkan lagi menjadi 15 besar. Setelah ditetapkan, kita akan umumkan 28 Oktober," ujar Septian. (kit)*, - Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Cimahi, Yus Sutaryadi memastikan, tidak ada istilah main mata atau kecurangan dalam proses tes tertulis calon Panitia Pemungutan Suara Kecamatan (PPK) di Kota Cimahi.

"Kalau dari sisi kerahasiaan dokumen, tidak ada main mata, tidak ada 'kongkalikong', " katanya, Jum'at (20/10/2017).

Proses seleksi tes tertulis calon anggota PPK Kota Cimahi berlangsung pada Jum'at (20/10/2017) di SMKN 1 Kota Cimahi, Jalan Mahar Martanegara, Cimahi.

Dikatakan Yus, seluruh soal tes tertulis ini disuplai dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat. Saat datang soal, KPU Kota Cimahi pun belum mengetahui mengenai isi soal.

"Soal tadi masih disegel. Jadi pelaksanaan tes tertulis PPK allhamdulilah berjalan lancar sesuai dengan arahan KPU Jawa Barat," katanya.

Septian, Ketua Pokja Seleksi PPK KPU Kota Cimahi mengatakan, ada 43 peserta dari tiga kecamatan yang mengikuti tes tertulis PPK, empat di antaranya merupakan penyandang disabilitas.

"Hasil tes tertulis akan kita periksa paling lambat sampai besok, 21 Oktober. Tanggal 22 kita umumkan hasilnya," terangnya.

Kemungkinan, kata dia, dari 43 peserta ini akan dikerucutkan lagi menjadi 30 orang. 30 orang tersebut akan mengikuti tes wawancara pada 23-25 Oktober 2017.

"26-27 kita akan pleno penetapan calon PPK. Akan dikerucutkan lagi menjadi 15 besar. Setelah ditetapkan, kita akan umumkan 28 Oktober," ujar Septian. (kit)*

Baca Lainnya