Sabtu, 13 Januari 2018 12:30

Panwaslu KBB Ajak Masyarakat Pro Aktif Pantau Pilkada KBB 2018

Ditulis Oleh Fery Bangkit 
ilustrasi
ilustrasi [net]

Limawaktu.id, - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bandung Barat (KBB) meminta masyarakat pro aktif melaporkan pelanggaran pemilu saat Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati KBB 2018, Ketua Panwaslu KBB Cecep Rahmat Nugraha mengatakan, tugas pengawasan pemilu bukan hanya tugas Panwaslu saja. Namun, masyarakat pun berhak menjadi pengawas untuk menciptakan pemilu yang aman, dama dan tentram.

"Iya betul masyarakat harus aktif melaporkan," ucap Cecep saat dihubungi via telepon, Sabtu (13/1/2018).

Diakuinya, peran masayarakt dalam pengawasan pemilu sangat dibutuhkan. Pasalnya, bilah hanya mengandalkan pengawas dari tingkat kecamatan hingga kabupaten, dirasa kurang maksimal.
Ditegaskannya, laporan pelanggaran pemilu oleh peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) KBB 2018 harus disertai dengan alat bukti yang cukup kuat. Di antaranya bukti fisik, seperti rekaman video dan foto.

Selain itu, pelanggaran pemilu yang dilaporkan masyarakat harus disertai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP), sebagai bukti bahwa pelapor tersebut berdomisili di KBB.

"Masa pelaporan juga ada kadaluarasnya 7 (tujuh) hari. Misalnya, ada pelanggaran pemilu hari ini, nah masyaarkat harus melaporkan maksimal 7 hari ke depan," jelasnya.