Selasa, 21 November 2017 13:39

Pamriadi: Saya Optimis Sekaligus Legowo

Reporter : Jumadi Kusuma
Pamriadi Bakal Calon Bupati Bandung Barat bersama Sekretaris DPC PDI Perjuangan KBB Tuti Turimayanti.
Pamriadi Bakal Calon Bupati Bandung Barat bersama Sekretaris DPC PDI Perjuangan KBB Tuti Turimayanti. [limawaktu]

Limawaktu.id, - Harap-harap cemas menghinggapi para Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat (KBB) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (pdip), yang saat ini tengah menunggu surat rekomendasi calon dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.

Rumor politik dan simpang siur informasi menyelimuti para pendukung balon tentang siapa yang ditetapkan sebagai calon oleh DPP dan berpasangan dengan siapa. Para balon bupati, sebelum keluar surat rekomendasi masih tetap gencar melakukan sosialisasi dalam berbagai bentuk kegiatan bersama masyarakat untuk menaikan popularis dan elektabilitas.

Baca Juga : Maman Dipilih Abu Dampingi Elin

pamriadi, salah seorang bakal calon Bupati dari PDIP merasa optimis dirinya akan direkomendasikan oleh DPP,

"Saya tetap optimis walaupun surat rekomendasi belum keluar, dipasangkan dengan siapapun siap, baik sebagai nomor satu ataupun nomor dua akan menerima keputusan partai," kata Pamriadi, kepada awak media saat jumpa pers di Cafe BBC, Kampung Babakan Cinta, Desa Pasir Halang, Kecamatan Cisarua, KBB, Senin (20/11/2017).

Baca Juga : Doddy Golkar KBB ‘Goyang’ Padalarang

Terkait kemungkinan tidak direkomendasikan dirinya oleh DPP PDI Perjuangan, Pamriadi menyatakan, dirinya akan mematuhi dan mentaati apapun keputusan partai, dan tetap menjadi kader PDIP, tidak akan pindah partai.

"Siapapun yang direkomendasikan partai harus legowo dan sebaiknya para balon yang tidak direkomendasikan lkut memenangkan calon yang ditetapkan partai, saya kan masih muda masih ada empat kali kesempatan pilkada," tandasnya berapi-api.

Baca Juga : Calon Bupati Harus Paham Sejarah dan karakter masyarakat

Optimisme Pamriadi dibuktikan dengan tetap memasang alat-alat peraga kampanye dan gencar melakukan konsolidasi dengan masyarakat dalam berbagai kegiatan, salah satunya adalah Gerak Jalan Kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional yang akan digelar Minggu, 26 Nopember 2017, mendatang, bertempat di lapangan Ciharacas, Cipeundeuy KBB, dengan mendatangkan artis nasional dan hadiah utama berupa umroh sebagai wujud apresiasi terhadap para guru, pahlawan tanpa tanda jasa.

"Setiap orang pasti punya guru, terutama yang pernah sekolah. Paling tidak guru ngaji. Saya menjadi politisi itu karena jasa guru, dan masyarakat wajib mengapresiasi peran guru yang sangat penting dan berharga," pungkasnya. (jk)*

Baca Lainnya

Rustan Abubakar Al Iskandari
Rustan Abubakar Al Iskandari

Sae

21 November 2017 9:05 Balas