Selasa, 10 April 2018 13:45

Menuju Pilkada Jabar 2018 yang Damai

Reporter : Jumadi Kusuma
Coffee Morning Kapola bersama tokoh dengan Paslon Gubernur Jawa Barat di Cafe Atmosphere Jl. Lengkong Besar Bandung, Selasa (10/4/18).
Coffee Morning Kapola bersama tokoh dengan Paslon Gubernur Jawa Barat di Cafe Atmosphere Jl. Lengkong Besar Bandung, Selasa (10/4/18). [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Membangun komitmen pilkada yang damai menjadi inti pembicaraan para pemimpin dan tokoh Jawa Barat pada acara coffee Morning Kapola bersama tokoh dengan Paslon Gubernur Jawa Barat di Cafe Atmosphere Jl. Lengkong Besar Bandung, Selasa (10/4/18).

Menurut Ketua KPU Jabar, Yayat Hidayat, komitmen pilkada damai sesuai dengan tema Pilgub Jabar sebagai sarana edukasi demokrasi dan wisata politik.

Baca Juga : Spanduk 2DM 'Mejeng' di Mega Proyek Milik Pemkot Cimahi

"Suasananya menyenangkan dan menyebarkan nilai-nilai yang bisa diekspos," katanya sambil menambahkan bahwa proses ini bukan sekedar memilih pemimpin, tetapi juga melahirkan nilai-nilai yang bisa dipelajari masyarakat.

Pentingnya membangun komitmen pilkada damai juga disampaikan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan. Menurutnya, komitmen itu diwujudkan dengan menciptakan dan mendukung demokrasi yang aman.

Baca Juga : Media Massa Mampu Sebarkan Informasi secara Massif

"Kami juga sudah mempersiapkan 2/3 kekuatan untuk mendukung tugas-tugas pengamanan oleh Polda," tandasnya.

Pangdam juga mengajak para paslon memeriahkan pesta demokrasi ini dengan hati damai, tulus, dan ikhlas. "Sudah bukan zamannya provokatif dan adu domba," tegasnya.

Baca Juga : Sebanyak 309.080 Pemilih Pilgub Jabar Belum Melakukan Perekaman KTP-el

Sementara itu, Kapolda Jabar Irjen Pol. Agung Budi Maryoto mengapresiasi model kampanye pada paslon.

"Secara umum hampir sama, yakni melakukan sosialisasi ke pesantren, sentra-sentra keramaian seperti pasar tradisional, seminar, dan media sosial," terangnya.

Baca Juga : 30 % Suara Pemilih Muda tentukan Kepemimpinan Jabar 2018

Kapolda juga mengingatkan pentingnya melawan hoax, karena pihaknya akan menindak tegas pelaku.

"Dari 22 isu penganiayaan ulama beberapa waktu lalu, hanya dua yang terjadi dan 13 lainnya dalam proses hukum," sebutnya.

Untuk memelihara suasana kondusif dan menjaga komitmen pilkada damai, Kapolda mengundang para paslon menghadiri acara halal bihalal di Polda Jabar. Para paslon pun serentak menyatakan siap.

Selain Ketua KPU, keempat paslon Gubernur, dan Pangdam III/Siliwangi, hadir dalam kesempatan tersebut Ketua MUI, FKUB, Asops Kapolri, dan Wakapolda Jabar.

Baca Lainnya