Selasa, 18 September 2018 12:59

Medsos Rentan Ujaran Kebencian, Fungsi Tim Cybercrime akan Ditingkatkan

Reporter : Fery Bangkit 
Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana.
Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana. [Fery Bangkit / Limawaktu]

Limawaktu.id - Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Polres Cimahi menyoroti ancaman pelanggaran yang muncul via media sosial.

Ancaman yang muncul lewat dunia maya tersebut bisa saja berupa itu Hate Speech (ujaran kebencian dan Black Campaign (kampanye hitam). Tim cybercrime Sat Reskrim Polres Cimahi pun meningkatkan patrolinya sejak dini.

Baca Juga : Jumlah Pemilih pada Pemilu 2019 Dipastikan Bertambah

Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana mengatakan, pihaknya sudah mewaspadai setiap ancaman yang akan timbul saat perhelatan dua pesta demokrasi pada 2019 nanti. Mulai dari daerah titik rawan pemilu, ujaran kebencian, hingga kampanye hitam yang berseliweran di jejaring sosial.

"Kita sudah bentuk tim cyber dari Reskrim. Patroli di dunia maya bakal ditingkatkan," katanya kepada wartawan usai deklarasi damai di Mapolres Cimahi, Jalan Amir Machmud, Selasa (18/9/2018).

Baca Juga : Babinsa jadi Ujung Tombak untuk Amankan Pemilu 2019 di Wilayah Kodim 0609/Kab Bandung

Seperti diketahui, 2019 Indonesia akan menentukan nasibnya untuk lima tahun ke depan. Dua perhelatan pesta demokrasi bakal digelar, yakni Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg).

Tim cyber tersebut nantinya bakal memantau setiap pergerakan yang muncul di dunia maya, khususnya di jejaring sosial, baik kampanye hitam ataupun ujaran kebencian yang berindikasi memojokkan salah salah satu calon yang berimbas terjadinya pergesekan.

Baca Juga : Jelang Pemilu 2019, Para Pejabat Cimahi-KBB Tandatangani Nota Deklarasi Damai

Rusdy menegaskan, jika terbukti ada pelanggaran pidana pemilu,  pihaknya tidak segan-segan menindak tegas sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Tentu setiap pelanggaran hukum akan kita tindak, apalagi mengarah ke pidana," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga akan mengoptimalkan peran bhabinkamtibmas di lapangan. Sarana prasarana pun sudah ditambah, yakni dengan bantuan 20 unit motor sumbangan dari Mabes Polri, pengeras suara, dan rompi.

Baca Lainnya