Rabu, 4 April 2018 17:37

Media Massa Mampu Sebarkan Informasi secara Massif

Reporter : Jumadi Kusuma
KPU Jabar menjalin kerjasama dengan penyelenggara media televisi untuk menyiarkan acara debat publik pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat.
KPU Jabar menjalin kerjasama dengan penyelenggara media televisi untuk menyiarkan acara debat publik pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- media televisi merupakan salah satu media massa yang mampu menyebarkan informasi secara massif. Media ini sangat diperlukan untuk membantu menyosialisasikan Pilgub jabar, 27 Juni mendatang.

Karenanya kpu Jabar menjalin kerjasama dengan penyelenggara media televisi untuk menyiarkan acara debat publik pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat.

Debat publik pertama berlangsung di Gedung Sabuga Bandung pertengahan Maret lalu. Menurut rencana, debat publik kedua akan dilaksanakan di Universitas Indonesia, Depok Jumat 11 Mei 2018.

Hal itu disampaikan Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat pada acara penandatanganan Perjanjian Kerjasama KPU Jabar dengan PT Duta Visual Nusantara Tivi Tujuh dan PT MNC Televisi Network pada Penyelenggaraan Debat Publik Kedua dan Publikasi Informasi Pilgub Jabar 2018 di Aula Setia Permana Jl. Garut 11 Bandung, Rabu (4/4/18).

Menurut Yayat, KPU sudah melakukan "serangan darat" atau sosialisasi melalui spanduk, dan akan diperkuat sosialisasi melalui "serangan udara" atau melalui televisi.

"Melalui upaya ini diharapkan para pemilih mendapat informasi yang lebih lengkap, dan yang terpenting mereka akan merasa terlibat," katanya.

Namun demikian, Yayat mengingatkan, debat publik harus mengacu kepada tema besar Pilgub, yakni sebagai sarana edukasi demokrasi dan wahana wisata politik.

"Kegiatan ini harus mentransformasikan nilai-nilai demokrasi agar bisa diserap masyarakat," ujarnya seraya menegaskan kegiatan ini harus menonjolkan pentingnya kompetisi demokrasi yang menunjukkan keadilan, persamaan, dan penghargaan terhadap perbedaan.

Baca Lainnya