Kamis, 31 Mei 2018 12:57

Lipat Surat Suara Pilgub Jabar 2018, KPU Kota Cimahi Libatkan Warlok

Reporter : Fery Bangkit 
Pilkada Provinsi Jawa Barat 2018.
Pilkada Provinsi Jawa Barat 2018. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Sebanyak 44 warga lokal diperbantukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi untuk melakukan pelipatan dan penyortiran Surat Suara Pilgub Jawa Barat 2018.

Pelipatan surat suara itu berlangsung di Sekretariat KPU Kota Cimahi, Jalan Pesantren. Pelipatan berada di bawah pengawasan petugas KPU dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Cimahi.

Komisioner KPU Kota Cimahi, Sri Suasti mengatakan, petugas melakukan pelipatan sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Sementara waktu istirahat digunakan untuk salat.

"Mekanismenya itu setiap petugas mengambil 1 (satu) dus surat suara, isinya 2 ribu lembar," terangnya, Kamis (31/5/2018).

Total ada 374.587 eksemplar surat suara yang dikemas dalam 188 kardus. Jumlah tersebut disesuaikan dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT), ditambah jumlah surat suara cadangan. DPT Kota Cimahi mencapai 364.980 pemilih.

Berdasarkan pantauan hingga pulul 11.00 WIB, belum ditemukan surat suara yang rusak atau cacat. "Tapi ada 1 (satu) surat suara kita temukan buram," terang Sri.

Dikatakannya, KPU Kota Cimahi menargtekan pelipatan surat suara akan selesai dalam waktu tiga hari. "Paling lambat hari Minggu beres," katanya.

Dijelaskan Sri, setelah dilipat, surata suara Pilgub Jawa Barat itu akan diikat langsung. Jumlanya 25 surat suara per ikat. Sebab sampul surat suara belum ada, maka hasil lipat dan sortir surat suara itu akan dimasukan ke dalam kantung plastik.

"Akan kita plastikin dulu supaya keamanan lebih bagus. Langsung disimpan ke dalam gudang lagi," tandasnya.

Dalam Pilgub, ada empat kandidat yang bertarung. Yakni Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul (Rindu), Tubagus Hasanudin-Anton (Hasanah), Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) serta Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (DM4Jabar).

Baca Lainnya