Rabu, 27 Juni 2018 14:43

Lincahnya Penyandang Disabilitas di Kota Cimahi Saat Mencoblos Pilgub Jabar 2018

Reporter : Fery Bangkit 
Muhammad Ridwan (59), salah seorang penyandang disabilitas tunanetra.
Muhammad Ridwan (59), salah seorang penyandang disabilitas tunanetra. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Euforia Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat 2018 turut dirasakan para penyandang disabilitas di Kota Cimahi pada Rabu (27/6/2018).

Tercatat ada sekitar 1.080 kaum berkebutuhan khusus di Kota Cimahi yang ikut menyalurkan hak pilihnya untuk mencoblos Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023.

Baca Juga : H-1 Pencoblosan, KPU Kota Cimahi Distribusi Logistik Pilgub Jabar di Cimahi

Para penyandang disabilitas itu tersebar di 104 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Cimahi. Di antaranya di TPS 038 dan 039, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara.

TPS yang berada di gedung serbaguna lingkungan SLB Kota Cimahi itu juga menjadi tempat memilih bagi beberapa penyandang disabilitas.

Baca Juga : 104 TPS di Cimahi Sediakan Template Khusus Tunanetra Nyoblos Pilgub jabar 2018

Muhammad Ridwan (59), salah seorang penyandang disabilitas tunanetra mengaku tak mengalami kesulitan dalam melaksanakan penyaluran hak suara. Dalam melakukan pencoblosan, ia memilih dibantu oleh istrinya, Khodijah (48), yang terus mendampinginya.

"Alhamdulillah lancar dan tidak ada kesulitan sama sekali. Saya lebih memilih didampingi istri, karena pastinya sudah percaya," kata dia, Rabu (27/6/2018).

Baca Juga : H-1 Pencoblosan Pilgub Jabar 2018, 14 Pemilih Belum Cetak KTP-el, tapi.....

Pengalaman menyalurkan hak suara dalam pilgub Jawa Barat ini bukan kali pertama baginya. Sejak pertama melakukan pencoblosan, ia tak pernah absen menyalurkan suaranya.

"Karena bukan yang pertama, sebetulnya tidak ada yang istimewa. Tapi saya sangat antusias menyalurkan hak suara setiap Pilkada," tuturnya.

Baca Juga : Besok Libur Nasional, Disdukcapil Kota Cimahi Tetap Buka Pelayanan

Pria yang sehari-harinya berprofesi sebagai pengajar bahasa inggris dan agama di SLB itu mengapresiasi kesiapan panitia mengakomodir kebutuhan para penyandang disabilitas yang menyalurkan hak suaranya.

"Di TPS ini juga setiap melakukan pencoblosan alhamdulillah kondusif dan aman. Untuk panitianya juga sangat ramah dan sangat membantu kami para penyandang disabilitas," jelasnya.

Muhammad Ridwan, yang dalam kesehariannya juga merupakan seorang pemuka agama, berharap pemimpin Jawa Barat yang akan terpilih menjadi pemimpin yang mewarisi sifat Nabi Muhammad.

"Pemimpin itu harus amanah, fathonah, sidiq, dan tabligh, ikuti sifat dari Rasulullah kita, Muhammad SAW. Jangan sampai sudah dipilih rakyat tapi mengecewakan," pungkasnya.

Baca Lainnya