Kamis, 25 Januari 2018 19:29

Lima Pengusaha di Kabupaten Bandung Jadi Terdakwa Kasus Lingkungan

Reporter : Yulie Kusnawati
 Asep Kusumah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung.
Asep Kusumah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung. [Limawaktu]

Limawaktu.id - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Asep Kusumah mengatakan, lima perusahaan telah diputuskan pengadilan Bale Bandung, atas kasus pelanggaran serius pengelolaan limbah perusahaan, dengan Pemilik perusahaan sebagai terdakwanya.

"Sepanjang tahun 2017, kami sudah melayangkan surat peringatan kepada 126 perusahaan penghasil limbah. Dan sudah diterapkan 36 sanksi admnistrasi, yakni  sebanyak 24 surat paksanaan pemerintah, 12 terguran tertulis, dan rentang waktu 2012-2017 telah ada 5 putusan pengadilan, dengan terdakwanya pemilik perusahaan, serta sudah menutup 48 bypass,” kata Asep Kusumah saat memberikan keteranganya, jumat (22/1/2018).

Asep mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan beberapa langkah penanganan Namun sejumlah perusahaan masih melakukan pelanggaran. "Beberapa perusahaan sudah melanggar komitmen juga aturan yang berlaku.," ungkapnya.

Asep pun menerangkan, hal ini dilakukan sesuai arahan Bupati Bandung, bahwa semua pelaku usaha sudah diberikan hak nya untuk berusaha secara sah di Kabupaten Bandung.  Sehingga harus tumbuh kesadaran dan integritas yang kuat dari perusahaan,  untuk memenuhi  kewajiban khususnya dalam pengelolaan limbah.

Dia melanjutkan, sebagaimana telah dituangkan dalam dokumen lingkungan dan perijinan usahanya, perusahaan harus  memberikan kontribusi yang konkret untuk mencegah kerusakan lingkungan termasuk tentunya sungai Citarum dan Cisangkuy. "Saya sarankan agar perusahaan memperhatikan teguran administatif yang dilayangkan DLH, karena surat peringatan, teguran  tertulis, dan paksaan pemerintah akan berimplikasi pada pidana dan pembekuan izin setelah  berkoordinasi bersama DPMPTSP," paparnya. (lie)