Jumat, 11 Mei 2018 17:18

Kualitas dan Kuantitas Pemilih harus berbanding lurus

Reporter : Jumadi Kusuma
Electainment on Campus, Rock the Vote Indonesia, di Kampus Unpad Jatinangor, Sumedang, Rabu (9/5/18).
Electainment on Campus, Rock the Vote Indonesia, di Kampus Unpad Jatinangor, Sumedang, Rabu (9/5/18). [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Kualitas pemilih harus berjalan paralel dengan kuantitas pemilih. Jika kualitas terkait kecerdasan, rasionalitas, dan sikap kritis, maka kuantitas bersentuhan dengan partisipasi pemilih dalam menggunakan haknya.

Demikian antara lain dikemukakan Komisioner KPU Jabar Divisi SDM dan Hubungan Partisipasi Masyarakat, Nina Yuningsih pada acara electainment on Campus, Rock the Vote Indonesia, di kampus Unpad Jatinangor, Sumedang, Rabu (9/5/18).

Baca Juga : Debat Kedua Pilgub Jabar 14 Mei di UI Depok

Menurut hasil sebuah penelitian, kata Nina, sebanyak 87% penduduk Jawa Barat sudah mengetahui agenda pilgub Jabar 27 Juni mendatang. Di sisa waktu menjelang hari pemungutan suara, pihaknya akan mengejar 13% lainnya agar seluruh warga Jawa Barat mengetahui pesta demokrasi ini.

"Tapi tahu saja tidak cukup, mereka perlu dibekali wawasan kepemiluan agar bisa memilih dengan kesadaran dan tanggung jawab," sebutnya.

Baca Juga : Pemimpin itu Karaos, Kahartos, aya Artos?

Jika pemilih sudah memahami haknya, maka yang dituntut selanjutnya adalah berpartisipasi dalam pemilu.

"Itu pula sebabnya, KPU Jabar melakukan sosialisasi besar besaran terhadap semua kelompok masyarakat termasuk pemilih pemula", tutur Nina.

Baca Juga : Lagi, Spanduk Milik Paslon Pilgub Jabar Terpasang di Proyek Pemerintah Cimahi

Salah satu upaya ke arah itu menjalin kerjasama dengan CEPP (Center for Election and Political Party) Universitas Indonesia yang kemudian menggandeng 30 perguruan tinggi di Jawa Barat.

"Kerjasama ini bukan sekedar sosialisasi, tetapi juga pendidikan politik dan pendidikan pemilih," kata dia.

Baca Juga : Survey INSTRAT: 2DM 12 % Surplus dari RINDU

Sebelumnya, perwakilan CEPP Reni Suwarso menjelaskan lembaganya bertugas memperkenalkan sebuah gerakan independen dan non-partisan untuk menyukseskan Pilgub Jabar 2018.

"Upaya ini diharapkan meningkatkan partisipasi pemilih pemula dan pilihan mereka memberi kebaikan," tandasnya seraya mengajak peserta memviralkan kegiatan ini di media sosial.

Baca Juga : Jadwal Simulasi Pilkada di 5 Kota/Kabupaten se-Jabar

Sementara itu, Manajer Akademik dan Kemahasiswaan yang mewakili pimpinan Unpad, Heri Wibowo, menegaskan pihaknya mengemban amanah untuk menyebarluaskan konten pemilu.

"Intinya mengajak dan menginspirasi momen pemilu di kabupaten/kota, provinsi, dan nasional," katanya.

Pada awal pembukaan acara, Ketua Panitia Electainment on Campus Unpad, Ari Ganjar Mardiansyah menjelaskan kegiatan ini diharapkan meningkatkan wawasan dan partisipasi pemilih pemula.

"Ini diperlukan demi kemajuan Jawa Barat dan Indonesia," tegasnya.

Kegiatan itu dihadiri seratusan pelajar mahasiswa, dan dosen Unpad.

Baca Lainnya