Rabu, 25 Juli 2018 12:40

KPU KBB Sulit Lacak Status Kades yang Nyaleg

Reporter : Fery Bangkit 
Iing Nurdin, Ketua KPU Kabupaten Bandung Barat
Iing Nurdin, Ketua KPU Kabupaten Bandung Barat [limawaktu]

Limawaktu.id, - Para Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) dari diminta melengkapi persyaratan sebelum tanggal 31 Juli 2018.

Berdasarkan catatan Komisi Pemilihan Umum (KPU) KBB, Bacaleg yang terdaftar mencapai 647 orang, yang berasal dari 16 partai politik peserta Pemli 2019.

Baca Juga : Misi PDIP Cimahi dan KBB Pertahankan Tahta pada Pileg 2019

Ketua KPU KBB, Iing Nurdin mengatakan, berdasarkan hasil verifikasi yang sudah diserahkan kepada masing-masing partai politik, semua Balaceg masih berkutat pada kekurangan persyaratan seperti surat keterangan kesehatan dan surat keterangan dari pengadilan.

"Surat keterangan kesehatannya, yang mereka harus masukan surat aslinya. Kemudian SKCK dan surat dari pengadilan," terang Iing saat dihubungi via sambungan telepon, Selasa (24/7/2018).

Baca Juga : 16 Parpol di KBB Daftarkan Bacalegnya

Disinggung pendaftar yang berasal dari kalangan kepala desa, diakui Iing, memang ada Bacaleg yang berprofesi sebagai pimpinan desa di KBB. Kebanyakan berasal dari partai-partai lama.

Sejauh ini, kata Iing, pihaknya baru mengoreksi delapan surat pengunduran dari kepala desa. Kemungkinan, jumlah tersebut akan bertambah.

"Kita baru melacak dari surat pernyataan yang mereka sampaikan surat pernyataan surat penguduran diri. Ada sekitar 8 yang sudah terkoreksi," beber Iing.

Diakui Iing, pihaknya kesulitan melakukan pelacakan soal status para kepala desa ini. Pasalnya, saat mereka menyertakan Kartu Tanda Penduduk (KTP), status pekerjaan yang tertulis kebanyakan masih 'swasta'.

"Status kepala desa mereka tidak tercantum di KTP. KTP itu kan mungkin saja dibuatkan sebelum mereka menjadi kepala desa, pekerjaan di situ pada posisi mereka di awal," tandasnya.

Baca Lainnya