Sabtu, 14 Oktober 2017 13:41

KPU Cimahi Tolak Berkas Anggota PDIP, Hanura, PSI dan Gerindra

Reporter : Fery Bangkit 
Terdapat belasan partai politik yang belum menyerahkan daftar nama dan bukti keaanggotaan kepada KPU Kota Cimahi.
Terdapat belasan partai politik yang belum menyerahkan daftar nama dan bukti keaanggotaan kepada KPU Kota Cimahi. [net/ist]

Limawaktu.id, - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota cimahi mendorong partai politik di Kota Cimahi segera menyerahkan berkas bukti keanggotaan partai.

Hingga H-3 jelang pendaftaran berakhir, baru enam partai politik yang menyerahkan bukti keanggotaannya. Itu pun, yang dinyatakan berkasnya lengkap baru dua partai, yakni Partai Perindo dan Partai NasDem.

Sementara PDIP, Partai Hanura, PSI dan Gerindra berkas keanggotaannya tidak diterima oleh KPU Kota Cimahi lantaran adanya perbedaan dengan data dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sippol) KPU RI.

Di luar partai yang sudah sowan ke KPU Kota Cimahi, terdapat belasan partai politik lainnya, yang belum menyerahkan daftar nama dan bukti keaanggotaan partai kepada KPU Kota Cimahi.

Padahal, penutupan penyerahan bukti keanggotaan partai politik di Kota Cimahi akan berakhir pada 16 Oktober 2017 pukul 00.00 WIB.

Sri Suasti, Divisi Hukum KPU Kota Cimahi mengklaim, pihaknya sudah berusahan mengajak seluruh partai agar segera menyerahkan bukti keanggotaan partai. Pihaknya juga telah memanggil seluruh partai untuk menyamakan presepsi tentang mekansime penyerahan berkas kenaggotaan.

“Kita sudah bikin gru WA (what's up) Pemilu 2019. Kita bisa memantau sejauh mana pergerakan partai politik untuk menyerahkan berkas salinan keanggotaannya kepada KPU,” ujarnya, saat ditemui di Sekretariat KPU Kota Cimahi, Jalan Pesantren, Sabtu (14/10/2017).

Dijelaskan Sri, KPU kota/kabupaten itu hanya menerima berkas dan menyatakan keabsahan berkas bukti keanggotaan partai saja, sedangkan keputusan keikutsertaan pada Pemilu 2019 berada di KPU RI.

Jadi, meski hingga batas akhir pendaftaran partai di Kota Cimahi belum menyerahkan salinan keanggotaan, keputusan terakhir tetap ada di KPU RI.

“Sudah kita tekankan, kita mintakan jangan sampai terlambat menyerahkan salinan daftar nama anggota,” katanya. (kit)*

Baca Lainnya