Limawaktu.id,- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi mengajak pemilih pemula untuk menangkal isu hoax jelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018.
Menurut Ketua KPU Kota Cimahi Handi Dananjaya, isu hoax itu biasanya muncul lewat media sosial (medsos) yang kerap digunakan oleh para pemilih milenial.
"Pemilih milenial ini familiar dengan medsos. Tapi jangan cepat terpengaruh oleh ajakan gak baik," imbuh Handi disela-sela sosialisasi pilgub Jabar 2018 di Technopark Cimahi, Jalan Raya Baros (29/4/2018).
Saat ini, jumlah pemilih pemula atau generai milenial mencapai 30% dari 364.980 Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang sudah ditetapkan KPU Kota Cimahi.
Menurut Handi, selama ini apa yang ditampilkan para politikus lewat medsos mayoritas kurang mendidik. Imbasnya, generasi milenial atau pemilih pemula ini kurang menyukai Pemilihan Umum (Pemilu).
"Medsos galak sekali. Dampaknya luar biasa sekali terhadap sikap pemilih pemula," ujar Handi.
Untuk itu, lanjut Handi, sebagai penyelenggara Pemilu, KPU Kota Cimahi memiliki tugas untuk meyakinkan generasi milenial bahwa ajang Pemilu seperti Pilgub Jabar 2018 merupakan ajang yang positif.
Lewat berbagai sosialisasi yang telah dilaksanakan pihaknya, kata Handi, ia ingin pemilih pemula tidak anti Pemilu dan lebih berpartisipasi aktif dalam pelaksanaannya.
"Sosialisasi ini untuk menampakan kepada masyarakat, khususnya pemilih pemula bahwa Pemilu itu tempat silaturahmi, ada keceriaan," tuturnya.