Selasa, 5 Desember 2017 17:54

KPK Sambangi Pemkot Cimahi, Ada Apa Ya?

Reporter : Fery Bangkit 
Spesialis Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN KPK, Amalia Rosanti mensosialisasikan  tata cara penyampaian e-LHKPN tahun 2018.
Spesialis Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN KPK, Amalia Rosanti mensosialisasikan tata cara penyampaian e-LHKPN tahun 2018. [Limawaktu]

Limawaktu.id,– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambangi kantor Pemerintahan Kota cimahi di Jalan Rd. Hardjakusumah, Cimahi, Jawa Barat pada Selasa (5/12/2017).

Tujuan lembaga antirasuah tersebut ialah mensosialisasikan tentang tata cara penyampaian Laporan Harta Kekayaan Penyelen
ggara Negara Elektronik (e-LHKPN) tahun 2018. Sosialisasi berlangsung di Aula Gedung A Pemkot Cimahi.

Spesialis Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN KPK, Amalia Rosanti menjelaskan, dalam kesempatan tersebut, pihaknya menjelaskan bagimana tata cara menyampaikan LHKPN tahun 2018. Pasalnya, kata dia, pelaporan harta penyelenggara Negara tahun 2018 mengalami perubahan dari tahun-tahun sebelumnya.

“Kalau dulu kan manual, pakai sistem. Sekarang kita ubah menjadi laporan sistem elektronik LHKPN,” katanya, Selasa (5/12/2017).

Regulasi e-LHKPN pun sudah diatur dalam Peraturan KPK Nomor 7 Tahun 2016 tentang Cara Pendaftaran Pemeriksaan dan Pengumuman LHKPN. Sementara LHKPN sebelumnya diatur dalam bentuk Keputusan KPK Nomor 7 Tahun 2015.

Menurutnya, sistem pelaporan LHKPN tahun 2018 ini akan lebih efisien. Pasalnya, para penyelenggara negara hanya tinggal menyampaikan harta mereka lewat sistem, lewat akun yang sudah dimiliki masing-masing penyelenggara.

Selain itu, lanjut Amalia, penyampaian LHKPN tahun 2018 cukup dilaporkan satu tahun sekali. Meskipun misalnya dalam kurun waktu satu tahun, penyelenggara bersangkutan mendapat rotasi di instansinya masing-masing.

“Kalau yang dulu kan, kalau misalnya ada rotasi-mutasi harus menyampaikan ulang LHKPN-nya,” tandasnya. (kit)

Baca Lainnya

Rustan Abubakar Al Iskandari
Rustan Abubakar Al Iskandari

Sae

5 Desember 2017 22:23 Balas