Senin, 21 Januari 2019 11:01

Kirana Tepis Anggapan Caleg Artis Hanya Andalkan Popularitas 

Reporter : Bubun Munawar

Limawaktu.id - Selebritis yang juga pemain sinetron Kirana Larasati Hanafiah menepis anggapan jika Calon Anggota Legislatif artis atau selebritis hanya mengandalkan tampang atau popularitas semata, dan dipandang tidak akan mampu melaksanakan tugasnya saat duduk menjadi anggota legislatif. 

Menurutnya, Hal itu tak sepenuhnya benar, profesi apapun bisa saja kinerjanya kurang bagus. Hanya waktu yang akan memperlihatkan bagaimana kinerja seorang anggota legislatif. Hal itu disampaikannya disela-sela sosialisasi di Kota Cimahi pada Minggu 20 Januari 2019.

Baca Juga : Ditanya Hoax Ratna Sarumpaet, Politisi NasDem Bawa-bawa Ahok

"Kemampuan itu bukan diukur dari profesi sebagai seorang artis atau bukan, karena diluar profesi artis juga ketika mencalonkan diri bisa aja dia bodoh," ungkapnya. 

Dikatakan Kirana, popularitas seseorang memang akan mempermudah untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat, tetapi soal kinerja seorang anggota legislatif hanya bisa dinilai setelah dia duduk di kursi dewan. 

Baca Juga : APK Pileg 2019 jadi Sampah Visual, Dimana Peran Satpol PP dan Bawaslu Kota Cimahi?

"Hanya waktu yang bisa menunjukan kemampuan seorang anggota legislatif," jelasnya. 

Kirana Larasati, saat ini tercatat sebagai salah seorang Calon Anggota Legislatif (Caleg) dari PDI Perjuangan di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat I  Kota Bandung dan Kota Cimahi. 

Baca Juga : Tim Sabar Bertekad Menangkan H.  Asep Rukmansyah di Pileg 2019 

Keputusannya untuk menjadi salah seorang Caleg dari PDIP pun bukan tanpa alasan. Sebab, sejak masa sekolah dirinya sudah memiliki ketertarikan dengan dunia pemerintahan. Baginya sosok Proklamator Kemerdekaan sekaligus bapak bangsa dan Presiden RI pertama Soekarno menjadi inspirasi dan orang yang dikaguminya. 

"PDIP dipimpin oleh anaknya Bung Karno dengan menganut nilai-nilai yang diajarkan Bung Karno. Ini yang menjadi keputusan saya ketika berkiprah di dunia politik praktis memutuskan untuk bergabung dengan PDI Perjuangan, " pungkasnya.

Baca Lainnya