Rabu, 28 Maret 2018 14:37

Ketua Apdesi KBB Jamin Kades di Bandung Barat Netral Saat Pilbup KBB dan Pilgub Jabar 2018

Reporter : Fery Bangkit 
Logo Apdesi.
Logo Apdesi. [Net]

Limawaktu.id,- Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (apdesi) Kabupaten Bandung Barat (kbb), Ahmad Soleh menegaskan, seluruh Kepala Desa (Kades) di Bandung Barat harus netral dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018.

Pada Pilkada 2018 sendiri, di KBB akan ada dua event pesta demokrasi. Yakni Pemilihan Bupati/Wakil Bupati KBB dan Pemilihan Gubernur Wakil Gubernur Jawa Barat 2018.

Baca Juga : Dandim 0609 Ingatkan Anggotanya Netral dalam Pilkada 2018

Pada Pilkada KBB, ada tiga pasangan calon yang bersaing. Paslon nomor urut 1 adalah Elin Suharliah-Maman Sunjaya (Emas), paslon nomor urut 2 Doddy Imron Cholid-Pupu Sari Rohayati (Kado) dan paslon nomor urut 3 Aa Umbara-Hengky Kurniawan (Akur).

Sementara pada Pilkada Jawa Barat, ada empat paslon yang bersaing. Paslon nomor urut 1 adaalah Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum. paslon nomor urut 2 Tubagus Hasanudin-Anton Charliyan, paslon nomor urut 3 Sudrajat-Ahmad Syaikhu serta paslon nomor urut 4 Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi.

Baca Juga : Pilkada Langsung menuju Demokrasi yang Lebih Baik

"Kita intruksikan harus netral, karena ngeri nih Undang-undang sekarang," kata Ahmad saat dihubungi via sambungan telepon, Rabu (28/3/2018).

Larangan dan sanksi kades berpolitik praktis, termasuk dalam Pilkada tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri No 273/3772/JS sebagai penegasan Pasal 70 Undang-Undang (UU) No 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU No 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Perppu No 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota Menjadi UU.
Di Bandung Barat terdapat 165 desa, dengan 16 kecamatan. Merujuk pada aturan yang ada, haram hukumnya bagi para Kepala Desa untuk terlibat atau bahkan memihak terhadap salah satu paslon.

"Sekarang aturannya ketat. Kita netral," ucap Ahmad.

Baca Lainnya