Rabu, 14 Februari 2018 13:17

Kenakan Baju Koko, Cawabup Termiskin KBB Pamit dari Rumah Dinas

Reporter : Fery Bangkit 
Maman S Sunjaya, cawabup pilkada bandung barat 2018.
Maman S Sunjaya, cawabup pilkada bandung barat 2018. [Limawaktu]

Limawaktu.id,- Karir sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) maman S Sunjaya selama 32 tahun harus berakhir terhitung 13 Februari 2018. Pasalnya, ia memilih mengadu nasib menjadi Calon Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat 2018.

Ia resmi mendampingi Elin Suharliah, sebagai Calon Bupati Kabupaten Bandung Barat 2018. Jabatan karirnya selama menjadi PNS ialah sebagai Sekretaris Daerah (sekda) Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.

Baca Juga : Cawabup Hengky Buka Suara Soal Selfinya Bersama ASN di KBB

Setelah memutuskan pensiun dini sebagai abdi negara, maka kehidupan Maman akan didominasi politik praktis. Sebab, hingga hari pemungutan suara, 27 Juni mendatang, ia akan melaksanakan kampanye politik.

Sebab kini hidupnya tak lagi menjadi tanggungan keuangan negara, maka Maman harus menanggalkan berbagai fasilitas, seperti rumah dan kendaraan dinas yang selama ini melekat dengannya.

Baca Juga : Acara Pengundian Pilkada KBB Molor 100 Menit

Maman yang didampingi sang istri Dewi Nur Anggraeni tampak berkaca-kaca saat melangkah meninggalkan rumah yang berlokasi di Kompleks Setiabudi Regency Nomer 2A, Kota Bandung tersebut. Bahkan suasana haru semakin jelas terlihat manakala Maman berpamitan kepada para stafnya di rumah dinas khususnya para PNS yang setelah ini tidak akan menjadi ajudannya lagi.

Sebuah mobil sedan pribadi warna hitam dan beberapa unit sepeda motor yang siap membawanya 'pulang' pun sudah terparkir di depan rumah. Sementara dua mobil dinas yakni Honda CRV dan Toyota Kijang Inova sudah diserahkannya langsung ke Kabid Aset pada Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah KBB, Asep Sudiro, yang sedari siang sudah berada di rumah dinas tersebut.

Baca Juga : Nomor Urut Didapat, Genderang Perang Pilkada KBB Dimulai

"Hari ini saya beserta istri ke luar dari rumah dinas yang sudah saya tempati lebih dari tiga tahun dengan hanya membawa ini," kata Maman sambil memperlihatkan satu koper baju yang dibawanya belum lama ini.

Pria berkumis itu menuturkan, selama menjadi Sekda KBB banyak suka duka yang dirasakannya. Apalagi jabatan tertinggi di PNS sudah berhasil diraihnya yakni dengan menduduki jabatan Sekda sejak dari November 2011.

Baca Juga : Dear Tiga Paslon Bupati KBB, Akun Resmi Medsos Kalian Ditunggu KPU Nih

Diakuinya dari jabatan yang pernah dijabatnya mulai dari Kabag Tapem, Camat, Inspektorat, Sekwan, posisi Sekda adalah yang paling lama.

Prestasi yang paling membanggakan selama menjadi Sekda adalah ketika KBB berhasil keluar dari penilaian BPK dengan catatan disclaimer. Kemudian berhasilnya dibangun perkantoran di Ngamprah sehingga dari asalnya kantor pemda ngontrak di Prodomo kini jadi punya gedung sendiri.

Terakhir adalah penilaian sebagai daerah otonomi terbaik di Indonesia penilaian dari Kemendagri melalui Biro Otonomi Daerah. "Apa yang saya cita-citakan sebagai Sekda sudah tercapai. Kini saya akan menikmati gaji pensiun saya bersama sang istri dari PNS senilai Rp4.040.000/bulan," sebutnya.

Sebagai calon kepala daerah, bisa disebut Maman menjadi calon termiskin di Pilkada KBB 2018. Sebab berdasarkan rilis resmi KPK, Maman diketahui memiliki kekayaan senilai Rp2.915.344.498, sementara Doddy yang kini menjabat Ketua DPD Golkar dan Staf Ahli Menteri Agraria memiliki harta kekayaan Rp45.410.989.098. Adapun Elin Suharliah memiliki harta kekayaan sebesar Rp22.440.504.265.

Kemudian mantan Ketua DPRD KBB Aa Umbara Sutisna memiliki kekayaan Rp20.267.226.764, dan Hengki Kurniawan memiliki kekayaan sebesar Rp11.141.130.524. Terakhir mantan Kepala Dinas Kesehatan KBB Pupu Sari Rohayati memiliki total kekayaan Rp6.448.955.467.

Baca Lainnya